Jakarta, CNBC Indonesia – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan kolaboratif dalam tubuh perusahaan. Hal ini dipandang sebagai kunci utama untuk menjaga keandalan operasional Pertamina di tengah tantangan industri energi yang kian dinamis.
Pernyataan tersebut disampaikan Iriawan saat memimpin sesi diskusi bersama sekitar 200 Perwira Pertamina dari berbagai entitas grup di kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Surabaya. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan visi kepemimpinan di tengah transisi energi dan kemajuan teknologi yang menuntut adaptasi cepat.
Dalam arahannya, Iriawan menekankan bahwa aspek Health, Safety, Security, and Environment atau HSSE harus menjadi bagian tak terpisahkan dari operasional perusahaan. Budaya keselamatan ini bukan sekadar pemenuhan prosedur administratif, melainkan sudah seharusnya menjadi bagian dari DNA setiap individu di Pertamina.
Kepemimpinan yang kuat harus tercermin dalam budaya kerja yang tangguh. Di Pertamina, budaya HSSE wajib melekat dalam setiap tindakan dan keputusan pekerja, mulai dari jajaran manajemen puncak hingga staf di lapangan. Operasi yang aman, efisien, dan tanpa cela merupakan cerminan dari standar operasional tertinggi yang ingin dicapai perusahaan, ujar Iriawan dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).
Setelah memberikan arahan di Surabaya, Iriawan melanjutkan agenda kerja dengan melakukan Management Walkthrough ke Production Unit Gresik milik PT Pertamina Lubricants. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan integritas fasilitas, kedisiplinan operasional, serta manajemen risiko berjalan secara optimal.
Sebagai unit produksi strategis, fasilitas di Gresik memegang peranan krusial dalam menjaga keandalan pasokan produk pelumas. Produk pelumas sendiri menjadi salah satu portofolio unggulan yang memberikan nilai tambah signifikan bagi daya saing Pertamina di kancah domestik maupun global.
Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menambahkan bahwa pihaknya telah memperkuat jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Saat ini, perusahaan mengelola tujuh wilayah penjualan, ratusan distributor, serta melayani lebih dari 60 ribu outlet terdaftar.
Selain itu, terdapat lebih dari 20 ribu pelanggan industri yang dilayani untuk memastikan ketersediaan produk di berbagai sektor. Kekuatan jaringan distribusi ini didukung oleh inovasi berkelanjutan serta kualitas produk yang telah mendapat kepercayaan luas dari masyarakat.
Rangkaian kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen nyata Pertamina dalam memperkuat kepemimpinan di seluruh lini. Perusahaan terus berupaya membudayakan prinsip HSSE guna menjamin seluruh proses bisnis tetap aman, andal, dan berkelanjutan demi menjaga ketahanan energi nasional.











