Jakarta – Kabar gembira datang dari dunia kesehatan mata. Alcon, perusahaan terkemuka di bidang perawatan mata, menjalin kolaborasi strategis dengan RxSight untuk mengembangkan lensa intraokular (IOL) terbaru yang mampu mengoreksi presbiopia atau mata tua.
Perjanjian non-eksklusif ini diumumkan melalui siaran pers, menandai langkah maju signifikan dalam teknologi koreksi penglihatan.
Presiden dan CEO RxSight, Dr. Ron Kurtz, menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini.
“Kolaborasi ini akan memungkinkan para dokter bedah untuk menyempurnakan hasil visual pasien katarak yang memilih PCIOL,” ujar Dr. Kurtz.
Menurutnya, opsi penyesuaian pasca-operasi semacam ini belum tersedia saat ini.
Inisiatif ini bertujuan menggabungkan teknologi penyesuaian pasca-operasi berbasis cahaya dari RxSight.
Teknologi ini akan dipadukan dengan desain optik koreksi presbiopia dari Alcon.
Hasilnya adalah teknologi IOL yang benar-benar baru dan inovatif.
Presbiopia adalah kondisi yang umum terjadi seiring bertambahnya usia.
Kondisi ini membuat sulit memfokuskan pandangan pada objek dekat.
Banyak orang berusia 40 tahun ke atas mengalaminya.
Pengembangan IOL baru ini diharapkan memberikan solusi lebih baik bagi penderita presbiopia.
Terutama bagi mereka yang juga menjalani operasi katarak.
Operasi katarak mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa buatan.
Lensa buatan ini sering disebut IOL.
Dengan IOL baru ini, pasien tidak hanya bebas dari katarak.
Mereka juga bisa mendapatkan kembali kemampuan melihat dekat tanpa kacamata.
Untuk memulai pengembangan, Alcon akan memberikan pembayaran di muka sebesar 60 juta dolar AS kepada RxSight.
Dana ini akan digunakan untuk riset dan pengembangan teknologi IOL revolusioner tersebut.
Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat peluncuran produk inovatif ini ke pasar.
Sehingga dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Para ahli optometri dan oftalmologi menyambut baik kabar ini.
Mereka melihat potensi besar teknologi ini dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.
Terutama mereka yang menghadapi tantangan penglihatan akibat presbiopia.
Detail lebih lanjut mengenai jadwal peluncuran dan ketersediaan produk diperkirakan akan diumumkan di kemudian hari.
Kolaborasi ini menjadi bukti komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi perawatan mata terdepan.











