Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
BERITA

Klaim Sesar Aktif Baru di Surabaya Dibantah Pakar ITS: Belum Ada Data Resmi

Oleh Emanuel September 9, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Kabar mengenai ditemukannya sesar aktif baru di wilayah Surabaya sempat menggegerkan publik dan beredar luas di media sosial. Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Para pakar geologi dari ITS menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada data resmi yang secara definitif membuktikan keberadaan sesar aktif baru di Surabaya.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua Jurusan Teknik Geologi ITS, Dr. Ir. Amien Widodo, M.T. Ia secara tegas menyatakan bahwa informasi yang beredar mengenai sesar aktif baru di Surabaya belum didukung oleh bukti ilmiah yang kuat dan valid. “Sampai saat ini, belum ada survei atau penelitian resmi yang membuktikan adanya sesar aktif baru di Surabaya,” ujar Dr. Amien Widodo.

Dr. Amien Widodo menjelaskan lebih lanjut bahwa identifikasi sesar aktif memerlukan proses penelitian yang mendalam dan berkelanjutan. Penelitian tersebut melibatkan berbagai metode geologi, seperti survei geologi permukaan, analisis data seismik, serta pemetaan geofisika. Tanpa melalui tahapan-tahapan tersebut, klaim tentang sesar aktif baru tidak dapat dianggap sebagai fakta ilmiah.

Pakar ITS ini juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama terkait isu kebencanaan. Informasi yang salah dapat menimbulkan kepanikan yang tidak perlu di tengah masyarakat. “Kita harus berhati-hati dalam menyikapi informasi seperti ini. Data yang valid dan resmi dari lembaga yang berwenang adalah kunci agar tidak terjadi kepanikan massal,” tambahnya.

Sebelumnya, isu sesar aktif baru di Surabaya ini mencuat dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Munculnya klaim tersebut tanpa disertai sumber data yang jelas menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran di kalangan warga Surabaya. Dengan klarifikasi dari pakar ITS, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang akurat mengenai kondisi geologi di wilayah mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp