Thursday, 6 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Kisah Mohamed Salah: Dari Lapangan Sederhana Hingga Raja Mesir di Anfield

Oleh Herfansyah August 6, 2026 43 minutes lalu 0 komentar

Perjalanan Mohamed Salah menuju puncak sepak bola dunia bukanlah jalan yang mulus. Dedikasi dan pengorbanan luar biasa telah mengantarkan pemain yang dijuluki ‘The Egyptian King’ ini mewujudkan mimpinya.

Sebuah penggalan eksklusif dari buku karya Melissa Reddy mengungkap sisi lain dari kesuksesan bintang Liverpool ini. Kisah Salah dimulai dari gerbang sederhana akademi Al Mokawloon Al Arab di Nasr City, Kairo Timur. Di sana, pada usia 14 tahun, ia mulai menapaki jejaknya sebagai calon pesepakbola.

Wajah Mohamed Salah terpampang gagah di atas gerbang akademi tersebut. Papan nama itu bukan sekadar hiasan, melainkan pengingat akan asal-usulnya dan bukti nyata bahwa bakat saja tidak cukup. Disiplin dan tekad baja adalah kunci yang membawanya meraih apa yang tampak mustahil.

Sejak usia belia, Salah telah menunjukkan komitmen luar biasa. Ia tak segan melakukan perjalanan jauh setiap hari demi berlatih, mengorbankan waktu bersama keluarga dan teman. Jarak puluhan kilometer yang ditempuhnya dari kampung halamannya di Nagrig, sebuah desa di delta Nil, menuju markas Al Mokawloon, menjadi saksi bisu kegigihannya.

Perjuangan ini tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru, menghadapi persaingan ketat, dan terus membuktikan kemampuannya. Semua itu dilakukan demi satu tujuan: mengejar mimpi yang ia yakini harus diraih.

Dedikasi Salah tidak hanya terlihat di lapangan. Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu menghargai orang-orang di sekitarnya. Kisahnya menjadi inspirasi bagi jutaan anak muda di Mesir dan seluruh dunia, membuktikan bahwa dengan kerja keras dan keyakinan, mimpi sebesar apapun dapat digapai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp