Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, secara tegas menyatakan bahwa ancaman utama yang harus diwaspadai dari Timnas Indonesia bukanlah individu semata, melainkan kekuatan permainan kolektif mereka. Pernyataan ini disampaikan menjelang bentrokan krusial di Grup A Piala AFF 2026.
Kim Sang-sik mengakui bahwa Timnas Indonesia memiliki pemain-pemain berkualitas, namun menurutnya, keunggulan sesungguhnya terletak pada bagaimana mereka bermain sebagai satu kesatuan. “Saya melihat Timnas Indonesia memiliki permainan kolektif yang sangat baik,” ujar Kim Sang-sik dalam sebuah kesempatan.
Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan ini menekankan bahwa fokusnya bukan hanya pada satu atau dua pemain bintang, meskipun ia tidak menampik adanya talenta individu yang menonjol. Ia mencontohkan, “Bukan hanya soal Mitchell Baker, tapi bagaimana seluruh tim bekerja sama.” Hal ini mengindikasikan bahwa strategi Vietnam akan lebih diarahkan untuk meredam kekuatan tim secara keseluruhan ketimbang hanya mengisolasi pemain kunci.
Kim Sang-sik telah memantau perkembangan Timnas Indonesia dengan seksama. Ia mengamati bagaimana para pemain Indonesia saling mendukung dan membangun serangan dari berbagai lini. Pendekatan ini dinilai lebih berbahaya karena sulit diprediksi dan membutuhkan koordinasi pertahanan yang solid dari tim lawan.
Pertandingan antara Vietnam dan Indonesia dalam kualifikasi Piala AFF 2026 ini diprediksi akan berlangsung sengit. Perhatian Kim Sang-sik terhadap aspek kolektivitas Timnas Indonesia menunjukkan kedalaman analisisnya dalam mempersiapkan timnya menghadapi lawan yang tangguh di Grup A.
