Liga Sepak Bola Wanita Super League (WSL) mengumumkan kembalinya jadwal pertandingan pada Minggu malam mulai musim 2026-27. Keputusan ini merupakan bagian dari perombakan strategi siaran liga, menyusul angka penonton yang dinilai belum optimal pada musim sebelumnya.
Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dari musim lalu, di mana mayoritas pertandingan yang disiarkan televisi lebih banyak digelar pada Sabtu dan Minggu siang. Dengan diperkenalkannya kembali slot Minggu malam, WSL berharap dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan daya tarik liga.
Menurut laporan The Guardian, WSL akan menawarkan enam slot waktu siaran yang berbeda kepada para pemegang hak siar televisi. Hal ini diumumkan bersamaan dengan perilisan jadwal pertandingan untuk kampanye 2026-27 yang dijadwalkan pada Kamis (waktu setempat). Fleksibilitas jadwal ini diharapkan dapat memberikan variasi bagi para penggemar dan meningkatkan peluang tontonan.
Keputusan untuk mengembalikan kick-off Minggu malam ini muncul setelah analisis mendalam terhadap performa penyiaran di musim sebelumnya. WSL menyadari pentingnya menyesuaikan jadwal agar lebih menarik bagi penonton, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan melalui layar kaca. Penurunan minat atau angka penonton yang stagnan menjadi perhatian utama yang mendorong perubahan strategi ini.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya WSL untuk terus berkembang dan mempopulerkan sepak bola wanita di kancah global. Dengan menawarkan lebih banyak pilihan waktu pertandingan, liga ini berupaya untuk memaksimalkan jangkauan siaran dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta popularitas liga.
