Ribuan warga Drammen, Norwegia, dilanda kepanikan saat api mengamuk hebat di kota mereka. Kebakaran yang melalap permukiman sejak Sabtu (5/8/2023) ini dilaporkan telah menghancurkan lebih dari 100 rumah dan terus merembet ke kawasan hutan di dekatnya. Otoritas setempat mengerahkan helikopter untuk menjatuhkan air dari udara guna memadamkan api yang kian membesar.
Upaya pemadaman berlangsung dramatis. Helikopter-helikopter terlihat sibuk bolak-balik menyemprotkan air ke titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat. Meskipun demikian, angin kencang memperparah situasi, membuat api dengan cepat melahap bangunan dan menyebar ke vegetasi hutan. Luasnya area terdampak dan intensitas api memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa henti.
Menurut laporan dari pihak berwenang, api pertama kali muncul pada Sabtu sore. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam. Namun, skala kerusakan yang ditimbulkan sangat signifikan, dengan ratusan rumah dilaporkan rata dengan tanah. Kepanikan melanda warga yang terpaksa mengungsi meninggalkan harta benda mereka demi keselamatan.
Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Støre, dijadwalkan mengunjungi lokasi kebakaran pada hari ini, Senin (7/8/2023). Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai skala bencana dan langkah-langkah penanganan yang perlu segera diambil. Pihak berwenang terus berupaya mengendalikan situasi, namun tantangan besar masih dihadapi mengingat kondisi cuaca yang tidak bersahabat serta luasnya area kebakaran.
