Sunday, 23 August 2026
BREAKING
BERITA

Karhutla Lahan 8.900 Hektar Dekat Bandara, BNPB Prioritaskan Kalimantan Selatan

Oleh Emanuel August 23, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti situasi darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, yang kini telah meluas hingga mencakup area seluas 8.900 hektar. Dampak serius dari peristiwa ini terasa hingga ke sektor transportasi udara, di mana kabut asap pekat yang ditimbulkan mengganggu operasional Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru.

Perluasan lahan terbakar ini menjadi perhatian utama BNPB, yang telah menetapkan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan sebagai prioritas utama. Upaya pemadaman intensif terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan, guna mengendalikan dan memadamkan api yang terus berkobar.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (10/9/2019) lalu, mengonfirmasi bahwa luasan lahan yang terbakar telah mencapai angka 8.900 hektar. Angka ini terus bertambah seiring dengan meluasnya api yang sulit dikendalikan akibat kondisi cuaca kering dan angin yang kencang.

Ancaman kabut asap yang berasal dari titik-titik api tersebut telah menimbulkan dampak signifikan pada kualitas udara di sekitar wilayah Kalimantan Selatan. Jarak pandang yang menurun drastis akibat asap tebal memaksa pihak pengelola Bandara Syamsudin Noor untuk mengambil langkah antisipasi demi keselamatan penerbangan. Beberapa jadwal penerbangan dilaporkan mengalami penundaan atau bahkan pembatalan karena kondisi visibilitas yang tidak memungkinkan untuk pendaratan dan keberangkatan pesawat.

BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memaksimalkan upaya penanggulangan. Selain pemadaman langsung di darat, teknologi modifikasi cuaca melalui Teknologi Hujan Buatan (THB) juga terus dioptimalkan untuk membantu menurunkan intensitas api dan mengurangi kabut asap. Penggunaan helikopter water bombing juga menjadi salah satu strategi penting dalam menjangkau area kebakaran yang sulit diakses oleh tim darat.

Pemerintah daerah melalui BPBD setempat terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti membakar lahan untuk pertanian atau perkebunan tanpa prosedur yang benar. Kesadaran dan partisipasi publik dinilai krusial dalam mencegah meluasnya karhutla yang berdampak buruk bagi lingkungan dan aktivitas masyarakat, termasuk keselamatan penerbangan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp