Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
BERITA

Kanada Dorong Perjanjian Dagang Bebas ASEAN Tuntas 2026, Menlu Hadiri ASEAN Day di Ottawa

Oleh Emanuel August 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, secara resmi menghadiri perayaan ASEAN Day yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa. Dalam kesempatan tersebut, Anand menegaskan kembali komitmen kuat Kanada untuk memperdalam kemitraan strategis dengan negara-negara ASEAN, sembari mendorong penyelesaian negosiasi perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara kedua belah pihak pada tahun 2026.

Perayaan ASEAN Day di KBRI Ottawa pada Selasa (8/8) menjadi momentum penting bagi Kanada untuk menunjukkan keseriusannya dalam hubungan bilateral dengan kawasan Asia Tenggara. Kehadiran Menlu Anand menggarisbawahi pentingnya ASEAN bagi Kanada, tidak hanya dalam konteks ekonomi tetapi juga stabilitas regional.

Dalam pidatonya, Menlu Anand menekankan bahwa Kanada dan ASEAN berbagi nilai-nilai fundamental yang sama. “Kanada dan negara-negara anggota ASEAN memiliki nilai-nilai fundamental yang sama, termasuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan supremasi hukum,” ujar Anand. Ia menambahkan bahwa kemitraan strategis yang telah terjalin selama ini menjadi landasan kuat untuk kolaborasi di masa depan.

Salah satu poin krusial yang diangkat Anand adalah progres negosiasi ASEAN-Canada Trade Agreement (ACTA). Ia menyatakan optimisme bahwa kesepakatan ini dapat rampung dan ditandatangani pada tahun 2026. “Kami berambisi untuk menyelesaikan negosiasi ACTA pada tahun 2026,” tegasnya. Perjanjian ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas, mendorong investasi, serta memperkuat rantai pasok antara Kanada dan negara-negara ASEAN.

ASEAN Day yang dihadiri oleh perwakilan dari negara-negara anggota ASEAN, pejabat Pemerintah Kanada, serta komunitas bisnis dan akademisi ini, juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antarbudaya. KBRI Ottawa, sebagai tuan rumah, menampilkan berbagai aspek budaya Indonesia, mencerminkan semangat persatuan dan keragaman yang menjadi ciri khas ASEAN.

Lebih lanjut, Anand menyoroti peran penting ASEAN dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. Kanada berkomitmen untuk terus mendukung sentralitas ASEAN dalam arsitektur regional yang inklusif dan berbasis aturan. Diskusi yang berlangsung selama perayaan juga mencakup isu-isu strategis lainnya, termasuk perubahan iklim, keamanan siber, dan pemulihan pasca-pandemi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp