Garudayaksa FC harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Borneo FC dalam sebuah laga uji coba yang digelar pada Minggu (2/6/2024). Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, ini menjadi ajang evaluasi krusial bagi tim asuhan Milos Joksic menjelang kompetisi Super League 2026/27.
Usai pertandingan, Milos Joksic, pelatih kepala Garudayaksa FC, memberikan pandangannya mengenai performa timnya. Ia secara khusus menyoroti kondisi fisik dan tingkat kesiapan para pemainnya yang dinilai belum optimal. “Hari ini kita melihat bagaimana kondisi fisik para pemain kita. Tentu saja, ini adalah sesuatu yang perlu kita perhatikan lebih serius,” ujar Joksic dalam keterangan resminya.
Joksic mengakui bahwa hasil uji coba ini memberikan gambaran jelas mengenai area yang perlu dibenahi. Ia menekankan pentingnya persiapan matang, terutama dalam aspek fisik, mengingat jadwal kompetisi Super League yang semakin dekat. “Kita masih punya banyak waktu untuk memperbaiki, namun fokus utama kita saat ini adalah meningkatkan kebugaran dan daya tahan pemain,” tambahnya.
Kekalahan ini memang bukan akhir dari segalanya, melainkan sebuah peringatan dini bagi Garudayaksa FC. Joksic bertekad untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk menggenjot latihan fisik dan taktik. Ia berharap, dengan persiapan yang lebih baik, Garudayaksa FC dapat tampil maksimal dan bersaing di Super League 2026/27 mendatang. Laga uji coba melawan Borneo FC ini menjadi pelajaran berharga untuk memastikan timnya siap menghadapi tantangan di liga profesional.
