Kabar Buruk bagi Apple Fanboy: Harga iPad dan MacBook di Indonesia Resmi Naik

Wibowo

Kabar mengejutkan datang bagi para penggemar produk Apple di Tanah Air. Terhitung mulai Rabu, 1 Juli 2026, hampir seluruh lini produk iPad dan komputer Mac resmi mengalami kenaikan harga di pasar Indonesia.

Berdasarkan pantauan di situs distributor resmi, penyesuaian tarif ini mencakup berbagai model populer. Kenaikan harga tidak hanya menyasar perangkat tablet, tetapi juga lini komputer Mac yang menjadi andalan para profesional.

Lini tablet yang terdampak meliputi iPad Gen 11, iPad Air, iPad Pro, hingga iPad mini. Sementara itu, untuk kategori komputer, penyesuaian harga berlaku bagi MacBook Neo, MacBook Air, MacBook Pro, Mac Mini, iMac, hingga Mac Studio.

Kenaikan harga ini cukup signifikan untuk beberapa model. Sebagai contoh, iPad Air M4 11 inci yang meluncur Mei 2026 kini dibanderol mulai dari Rp16.249.000, melonjak dari harga awal Rp12.599.000.

Model iPad Gen 11 dengan chip A16 juga mengalami kenaikan tajam. Varian 128 GB WiFi kini dipasarkan seharga Rp9.499.000, padahal saat dirilis Maret 2025 lalu, perangkat ini hanya dijual Rp5.999.000.

Tidak ketinggalan, iPad Pro 13 inci dengan chip Apple M5 varian 256 GB WiFi kini dilepas ke pasar dengan harga Rp32.999.000. Angka ini naik cukup jauh dari harga peluncuran yang sebelumnya berada di kisaran Rp26.499.000.

Untuk perangkat komputer, MacBook Neo mencatatkan kenaikan paling rendah. Varian 8/256 GB kini dijual Rp13.499.000, lebih mahal Rp2.750.000 dari harga sebelumnya. Secara keseluruhan, kenaikan harga perangkat Mac di Indonesia berkisar antara Rp2,75 juta hingga Rp36 juta tergantung modelnya.

Pihak Apple memberikan klarifikasi resmi terkait kebijakan yang kurang populer ini. Mereka menyebutkan bahwa kenaikan biaya komponen menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Pihak Apple mengakui belum pernah melihat lonjakan harga komponen secepat dan sebesar ini. Mereka sempat berusaha melindungi konsumen dari dampak kenaikan biaya, namun kini sudah mencapai titik yang tidak berkelanjutan.

CEO Apple, Tim Cook, juga telah menyinggung hal ini pada akhir Juli lalu. Cook menjelaskan bahwa lonjakan harga memori dan media penyimpanan membuat perusahaan tidak lagi mampu menanggung beban biaya produksi sendirian.

Langkah ini diambil demi menjaga keberlangsungan operasional perusahaan di tengah fluktuasi harga pasar global. Bagi konsumen yang berencana membeli perangkat Apple dalam waktu dekat, disarankan untuk mengecek kembali daftar harga terbaru di gerai resmi sebelum melakukan transaksi.

Perubahan harga ini mulai berlaku efektif di seluruh jaringan distributor resmi Apple di Indonesia sejak awal Juli 2026. Konsumen diharapkan dapat menyesuaikan anggaran sebelum memutuskan untuk meminang perangkat Apple terbaru.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All