Jusuf Hamka, seorang pengusaha jalan tol ternama, mengklaim telah membeli sebanyak 61 unit Toyota Land Cruiser FJ pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kabar pembelian fantastis ini sontak menjadi sorotan, memunculkan pertanyaan mengenai respons dari pihak Toyota selaku produsen kendaraan.
Dalam sebuah kesempatan, Jusuf Hamka secara terbuka menyatakan bahwa dirinya telah melakukan pemesanan 61 unit Toyota Land Cruiser FJ. Kendaraan legendaris ini dikenal dengan ketangguhan dan performanya yang mumpuni, menjadikannya pilihan favorit bagi para penggemar otomotif.
Pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku distributor resmi Toyota di Indonesia, ketika dikonfirmasi mengenai klaim tersebut, memberikan tanggapan yang cukup hati-hati. Amelia, Marketing Director PT TAM, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima konfirmasi resmi mengenai pembelian dalam jumlah besar tersebut. “Kami belum ada konfirmasi resmi, ya, untuk pembelian 61 unit Land Cruiser FJ oleh Bapak Jusuf Hamka,” ujar Amelia.
Amelia melanjutkan bahwa PT TAM selalu terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk untuk pengadaan armada dalam jumlah besar. Namun, ia menegaskan bahwa proses pemesanan dan pengiriman unit dalam skala demikian memerlukan koordinasi yang matang antara prinsipal, dealer, dan konsumen. “Kalau memang ada, biasanya ada koordinasi yang lebih intensif, baik dari prinsipal, dealer, maupun dari customer-nya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amelia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan verifikasi internal terlebih dahulu terkait klaim yang disampaikan oleh Jusuf Hamka. “Kami akan cek dulu, ya, ke tim kami,” imbuhnya.
Toyota Land Cruiser FJ sendiri merupakan salah satu model ikonik dari Toyota yang memiliki sejarah panjang. Model ini dikenal sebagai kendaraan off-road yang tangguh dan handal, serta memiliki nilai historis yang tinggi di kalangan kolektor dan penggemar otomotif di seluruh dunia. Kehadirannya di GIIAS 2026 tentu menarik perhatian banyak pengunjung, termasuk para pelaku bisnis yang membutuhkan kendaraan operasional berkualitas tinggi.
