Potensi Joao Pedro untuk mengakhiri tren negatif nomor punggung sembilan di Chelsea mulai jadi perbincangan hangat. Pemain anyar The Blues ini langsung mencuri perhatian dengan gol pembuka musim hanya dalam waktu 31 detik.
Pertanyaan besar kini mengemuka: mampukah Joao Pedro menorehkan 20 gol seperti musim lalu? Angka tersebut ia raih saat masih mengenakan nomor punggung 20 di klub lamanya, Brighton & Hove Albion. Kini, ia dipercaya mengemban nomor sembilan legendaris Chelsea, nomor yang selama ini kerap dikaitkan dengan kutukan bagi para penyerangnya.
Sejak era Diego Costa, nomor punggung sembilan Chelsea seolah kehilangan tuahnya. Sejumlah nama besar silih berganti mengenakannya, namun gagal memberikan kontribusi gol yang signifikan dan seringkali dibayangi cedera atau performa inkonsisten. Mulai dari Alvaro Morata, Gonzalo Higuain, Tammy Abraham, Timo Werner, hingga Pierre-Emerick Aubameyang, semuanya mengalami kesulitan untuk menaklukkan nomor keramat ini.
Namun, Joao Pedro menunjukkan sinyal positif sejak awal. Gol cepatnya di laga pramusim menjadi bukti awal ketajamannya. Mantan striker Watford ini dikenal memiliki naluri gol yang tajam dan kemampuan mencari posisi yang baik di kotak penalti. Ia juga memiliki kelebihan dalam duel udara dan kemampuan mengolah bola di ruang sempit.
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, terlihat menaruh kepercayaan besar pada Joao Pedro. Ia diharapkan menjadi solusi lini depan Chelsea yang selama ini kesulitan menemukan mesin gol yang konsisten. Kehadirannya diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat dan kepercayaan diri tim, serta mengembalikan taji nomor punggung sembilan yang telah lama tertidur.
Dengan rekam jejak impresif di musim sebelumnya dan awal yang menjanjikan, ekspektasi terhadap Joao Pedro tentu sangat tinggi. Akankah ia mampu memecahkan ‘kutukan nomor sembilan’ dan menjadi legenda baru di Stamford Bridge? Waktu dan performa di lapangan yang akan menjawabnya.
