Untuk pertama kalinya, Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, membuka pintunya untuk umum. Momen bersejarah ini memberikan kesempatan langka bagi masyarakat untuk melihat secara langsung salah satu ikon penting di pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut.
Pembukaan istana yang berlokasi di Kalimantan Timur ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Otorita IKN. Acara ini tidak hanya sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah perayaan atas kemajuan pembangunan IKN yang terus berjalan.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, turut hadir dalam momen istimewa ini. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan IKN, meskipun menyadari masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. “Saya kira IKN ini luar biasa, banyak yang sudah jadi, walaupun banyak juga yang belum jadi,” ujar Jusuf Kalla, yang akrab disapa JK, saat memberikan keterangan kepada media pada hari pembukaan.
JK juga memberikan pandangannya mengenai progres pembangunan IKN. Ia menyoroti bahwa pembangunan ini merupakan sebuah proses panjang yang membutuhkan waktu. “Pembangunan IKN ini kan proses, tidak selesai dalam satu dua tahun, tapi ini kan baru dimulai,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, masyarakat umum dapat menyaksikan berbagai fasilitas dan arsitektur yang telah dirancang untuk Istana Wapres. Area yang dibuka untuk publik ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai visi dan konsep pembangunan IKN sebagai kota masa depan Indonesia.
Acara pembukaan Istana Wapres ini menjadi bukti nyata keterbukaan Otorita IKN dalam melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. Diharapkan, kegiatan serupa akan terus berlanjut untuk memberikan edukasi dan membangun rasa kepemilikan masyarakat terhadap Ibu Kota Nusantara.
Sebelumnya, pembangunan Istana Wapres di IKN telah menjadi sorotan publik. Kehadiran Jusuf Kalla dalam acara pembukaan ini semakin menambah makna penting dari momen tersebut, mengingat rekam jejak beliau dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
