Tim Nasional Indonesia kembali merasakan tensi tinggi di penghujung fase grup Piala AFF, sebuah skenario yang seolah menjadi langganan bagi skuad Garuda dalam beberapa penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar se-Asia Tenggara ini.
Menjelang laga penentu melawan Filipina pada Senin (2/1/2023) malam, nasib Indonesia masih berada di ujung tanduk. Kemenangan saja tidak cukup; tim besutan Shin Tae-yong ini harus berharap Thailand tidak menang melawan Kamboja, atau setidaknya menang dengan selisih gol yang lebih kecil dari yang bisa dicapai Indonesia.
Situasi serupa pernah dialami Timnas Indonesia pada Piala AFF 2018. Kala itu, di bawah asuhan Bima Sakti, Indonesia juga harus berjuang keras di laga terakhir grup melawan Filipina. Meskipun bermain imbang 2-2, hasil tersebut belum cukup meloloskan Merah Putih ke babak semifinal.
Sebelumnya lagi, pada Piala AFF 2016, Timnas Indonesia yang dilatih Alfred Riedl juga harus melalui drama di partai pamungkas fase grup. Kemenangan 2-1 atas Singapura pada 25 November 2016 di Stadion Rizal Memorial, Filipina, memastikan langkah Indonesia ke semifinal.
Pengalaman serupa juga terjadi di Piala AFF 2014. Timnas Indonesia yang saat itu diasuh oleh Alfred Riedl harus menunggu hingga pertandingan terakhir melawan Vietnam untuk memastikan kelolosan ke semifinal. Kemenangan dramatis 4-2 atas Vietnam pada 28 November 2014 di Stadion My Dinh, Hanoi, menjadi penentu.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyadari betul tekanan yang dihadapi anak asuhnya. Ia menyatakan, “Pemain pasti akan merasakan beban. Saya akan berusaha untuk memberikan motivasi agar mereka bisa bermain maksimal.” Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya fokus pada pertandingan melawan Filipina dan tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan lain terlebih dahulu.
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, menambahkan bahwa para pemain sudah terbiasa dengan atmosfer ketegangan menjelang laga krusial. “Kita sudah sering mengalami hal ini,” ujar Nova Arianto. Ia optimis bahwa pengalaman tersebut akan menjadi modal berharga bagi tim untuk tampil tenang dan efektif di pertandingan nanti.
Pertandingan melawan Filipina akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan ketahanan Timnas Indonesia. Mempertahankan catatan positif di kandang sendiri, Stadion Rizal Memorial, menjadi target utama, sembari berharap keajaiban dari laga lain untuk memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF.
