Saturday, 18 July 2026
BREAKING
BERITA

Jam Tangan Mewah Surabaya: Permintaan Stabil Meski Ekonomi Bergejolak

Oleh Emanuel July 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pasar jam tangan mewah di Surabaya menunjukkan ketahanan yang mengejutkan di tengah ketidakpastian ekonomi yang melanda. Segmen premium ini dilaporkan masih mampu mempertahankan daya tariknya bagi para kolektor dan penggemar barang-barang eksklusif.

Meskipun tantangan ekonomi global dan domestik terus membayangi, antusiasme terhadap jam tangan berkualitas tinggi di Kota Pahlawan tampaknya tidak surut. Hal ini tercermin dari berbagai laporan penjualan dan aktivitas di gerai-gerai jam tangan ternama.

Salah satu pengelola gerai jam tangan mewah di Surabaya, yang tidak disebutkan namanya, menyatakan bahwa tren pembelian jam tangan premium justru menunjukkan grafik yang stabil. “Kami melihat ada segmen pasar yang tetap berbelanja, bahkan mungkin lebih selektif dalam memilih jam tangan yang mereka inginkan,” ujarnya.

Faktor yang mendasari ketahanan pasar ini diduga kuat berkaitan dengan sifat barang mewah itu sendiri. Jam tangan premium seringkali dianggap sebagai investasi jangka panjang yang nilainya cenderung stabil atau bahkan meningkat seiring waktu, berbeda dengan barang konsumsi lainnya. Selain itu, bagi sebagian kalangan, memiliki jam tangan mewah merupakan simbol status dan pencapaian yang sulit digantikan oleh aset lain.

Seorang kolektor jam tangan asal Surabaya, Bapak Rudy (nama samaran), menuturkan pengalamannya. “Bagi saya, jam tangan bukan sekadar penunjuk waktu. Ini adalah karya seni mekanik yang memiliki cerita dan nilai historis. Ketidakpastian ekonomi memang membuat saya lebih berhati-hati, namun untuk jam tangan yang benar-benar saya inginkan dan punya nilai investasi, saya tetap akan membelinya,” jelasnya.

Perlu dicatat bahwa stabilitas ini mungkin tidak berlaku untuk seluruh segmen pasar jam tangan. Namun, untuk kategori mewah dengan merek-merek ternama seperti Rolex, Patek Philippe, atau Audemars Piguet, permintaan di Surabaya dilaporkan masih kuat. Para penjual pun optimis bahwa pasar ini akan terus berkembang, didorong oleh permintaan dari kalangan berpenghasilan tinggi yang cenderung tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi ekonomi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait