Penggemar Persija Jakarta, The Jakmania, melayangkan kritik tajam terhadap panitia pelaksana (OC) Piala Presiden 2026. Sorotan utama tertuju pada minimnya persiapan terkait rencana darurat serta ketidakjelasan kebijakan yang akan diterapkan bagi para penonton.
Kritik ini disampaikan langsung oleh Ketua The Jakmania, Diky Soemarno, yang menyuarakan kekhawatiran atas potensi masalah yang bisa timbul jika persiapan tidak matang. Ia menekankan pentingnya adanya antisipasi terhadap berbagai kemungkinan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan penonton.
Menurut Diky, hingga saat ini, belum ada gambaran yang jelas mengenai apa saja skenario darurat yang telah disiapkan oleh OC. Hal ini menjadi krusial mengingat dinamika penyelenggaraan turnamen sepak bola seringkali dihadapkan pada situasi tak terduga, baik dari sisi keamanan, cuaca, maupun teknis lainnya. “Kami melihat belum ada rencana darurat yang konkret. Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Diky Soemarno.
Lebih lanjut, Diky juga menyoroti isu kebijakan penonton. Ia menyatakan bahwa sampai sekarang, belum ada informasi pasti mengenai aturan-aturan yang akan berlaku bagi suporter yang hadir di stadion. Ketidakjelasan ini berpotensi menimbulkan kebingungan dan ketidakpuasan di kalangan Jakmania maupun kelompok suporter lainnya.
Diky menambahkan, “Sampai sekarang kebijakan untuk penonton pun belum jelas. Ini harus segera dikomunikasikan agar kami bisa bersiap dan tidak ada masalah di kemudian hari.” Ia berharap agar OC dapat segera memberikan kejelasan dan transparansi terkait kedua aspek krusial tersebut demi kelancaran dan kesuksesan Piala Presiden 2026.
