Friday, 21 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Jakarta Targetkan 10.000 Bus Listrik Beroperasi untuk Transportasi Publik

Oleh Emanuel August 21, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan 10.000 unit bus listrik akan beroperasi di wilayahnya. Langkah ambisius ini merupakan bagian dari upaya serius untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi emisi kendaraan bermotor di ibu kota.

Rencana besar ini diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, yang optimis bahwa target tersebut dapat tercapai dalam beberapa tahun ke depan. Bus-bus listrik ini diharapkan tidak hanya menggantikan armada bus konvensional, tetapi juga menjadi tulang punggung baru transportasi publik yang lebih ramah lingkungan.

“Kita ingin Jakarta ini hijau, bersih, dan nyaman untuk ditinggali. Dengan 10.000 bus listrik, kita bisa menekan polusi udara secara signifikan,” ujar Heru Budi Hartono saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (23/7/2024).

Pihak Pemprov DKI Jakarta telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai operator transportasi publik, termasuk PT TransJakarta, untuk mengakselerasi implementasi armada bus listrik. Diskusi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengadaan unit, pembangunan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya, hingga skema operasionalnya.

Heru Budi Hartono menambahkan bahwa saat ini sudah ada beberapa operator yang mulai mengoperasikan bus listrik. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa per Juli 2024, jumlah bus listrik yang beroperasi di Jakarta sudah mencapai 100 unit. Angka ini diproyeksikan akan terus bertambah seiring dengan komitmen dari berbagai pihak.

“Sudah ada 100 bus listrik yang beroperasi. Kami terus mendorong agar operator lain juga segera beralih. Target 10.000 bus listrik ini bukan tidak mungkin tercapai jika semua bergerak bersama,” jelasnya.

Selain bus listrik, Pemprov DKI Jakarta juga terus mendorong penggunaan kendaraan listrik lainnya, seperti motor listrik, untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.

Peralihan ke bus listrik ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi kesehatan masyarakat. Dengan berkurangnya polusi udara, angka penyakit pernapasan yang disebabkan oleh emisi kendaraan diharapkan dapat menurun.

Bagikan: Facebook X WhatsApp