Jack Miller Ungkap Perjuangan Sengit di Suzuka 8 Hours: "Kami Hampir Mengejar Honda"

Wibowo

Jack Miller dan tim Yamaha Factory Racing harus puas di posisi kedua dalam ajang balap ketahanan Suzuka 8 Hours. Ini adalah kali kedua berturut-turut mereka menjadi runner-up di belakang tim HRC. Pertarungan sengit yang diprediksi terjadi harus terhenti. Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Suzuka memaksa panitia mengibarkan safety car. Insiden ini terjadi hanya 35 menit sebelum bendera fin dikibarkan.

Yamaha, yang mengandalkan kombinasi Jack Miller dan pembalap WorldSBK Andrea Locatelli, sempat memangkas jarak. Keunggulan Honda berhasil dikurangi menjadi 18 detik. Namun, kondisi lintasan yang semakin memburuk membuat balapan tidak dapat dilanjutkan. Potensi duel dramatis antara kedua pabrikan Jepang raksasa ini pun pupus.

Miller, yang mencatatkan waktu lap tercepat dalam balapan, 2 menit 16,034 detik, mengungguli catatan terbaik HRC yang hanya 2 menit 17,097 detik. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas performa tim. "Kami sudah memberikan segalanya di 8 Hours! Loka (Locatelli) luar biasa, dan Nakasuga juga fantastis. Saya bangga dengan usaha kita semua," ujar Miller.

Pembalap asal Australia ini juga puas dengan performa individunya. "Saya memberikan 100 persen, itu pasti. Di awal balapan, saya sedikit kesulitan dengan ban belakang. Saya hanya berusaha sebaik mungkin untuk tetap di balapan," tambahnya. "Namun, sejak stint kedua, saya tidak punya masalah sama sekali. Saya bisa memacu motor dengan gas penuh dan menutup jarak dengan Honda di depan."

Miller menegaskan ambisinya saat itu. "Kami terus mendekat, namun di akhir kami tidak berhasil menyusul mereka," katanya. Ia menambahkan apresiasinya terhadap ajang Endurance World Championship (EWC). "EWC itu sangat keren. Saya sangat menyukai 8 Hours sebagai salah satu serinya."

Ia merasa terhormat bisa berpartisipasi dan mewakili MotoGP di ajang ini. "Saya harap semua orang bisa melihat bahwa saya sudah berusaha maksimal," ungkap Miller.

Miller juga memberikan penghormatan khusus kepada rekan setimnya, Katsuyuki Nakasuga. Pembalap legendaris Jepang ini menjalani Suzuka 8 Hours terakhirnya. "Saya ingin mengatakan kepada Nakasuga-san: Anda benar-benar pantas disebut legenda! Tidak peduli seberapa sulit situasinya, dia selalu konsisten dan memberikan perlawanan. Berbagi garasi dengannya adalah kesenangan besar bagi saya," puji Miller.

Kini, Miller akan kembali ke lintasan MotoGP bersama tim Pramac Yamaha. Ia dijadwalkan tampil di Grand Prix Jerman akhir pekan ini di Sirkuit Sachsenring. Performa apiknya di Suzuka diharapkan menjadi modal berharga di seri MotoGP mendatang.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All