Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi menarik dukungannya terhadap Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA yang akan datang. Keputusan mengejutkan ini diumumkan pada hari Selasa, 16 April 2024, beberapa bulan sebelum pemilihan dijadwalkan.
FIGC menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang dan diskusi internal yang mendalam. “Kami telah memutuskan untuk tidak lagi mendukung pencalonan Gianni Infantino untuk periode berikutnya sebagai Presiden FIFA,” ujar Presiden FIGC, Gabriele Gravina, dalam sebuah pernyataan pers. Gravina menambahkan, “Keputusan ini didasarkan pada evaluasi kami terhadap berbagai aspek, termasuk arah sepak bola global dan kepentingan federasi kami.”
Sebelumnya, FIGC merupakan salah satu pendukung utama Infantino sejak awal masa jabatannya. Dukungan tersebut mencakup berbagai inisiatif dan reformasi yang telah dijalankan oleh FIFA di bawah kepemimpinannya. Namun, kini FIGC merasa perlu untuk mengevaluasi kembali posisinya.
Pencabutan dukungan ini bisa menjadi pukulan signifikan bagi kampanye Infantino, mengingat Italia memiliki suara yang cukup berpengaruh dalam konfederasi sepak bola Eropa (UEFA) dan FIFA. Meskipun demikian, Infantino masih memiliki dukungan dari banyak federasi anggota lainnya di seluruh dunia.
Detail mengenai alasan spesifik di balik penarikan dukungan ini tidak diungkapkan secara rinci oleh FIGC. Namun, spekulasi yang beredar mengarah pada perbedaan pandangan mengenai kebijakan masa depan FIFA, termasuk distribusi pendapatan, jadwal turnamen internasional, dan tata kelola sepak bola secara umum. “Kami percaya bahwa ada ruang untuk perbaikan dan perubahan yang lebih sesuai dengan aspirasi sepak bola di tingkat global dan lokal,” tambah Gravina.
Pemilihan presiden FIFA dijadwalkan akan berlangsung pada Kongres FIFA berikutnya yang akan diadakan pada tahun 2027. Hingga saat ini, Gianni Infantino belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan FIGC. Namun, langkah Italia ini berpotensi memicu diskusi lebih lanjut di kalangan federasi sepak bola lain mengenai kepemimpinan Infantino dan visi FIFA di masa depan.
