Thursday, 20 August 2026
BREAKING
BERITA

Iran Ancam Serang Eropa Jika AS Lancarkan Serangan Balasan

Oleh Emanuel August 20, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Teheran bersiap melancarkan respons balasan yang mencakup wilayah Eropa jika Amerika Serikat memutuskan untuk melakukan serangan balasan terhadap Iran. Ancaman ini mengindikasikan potensi eskalasi konflik yang lebih luas, tidak hanya terbatas antara kedua negara, tetapi juga berisiko menjalar ke benua Eropa dan mengancam jalur komunikasi vital global.

Pernyataan ini disampaikan oleh Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami, pada hari Minggu (14/4/2024). Ia menegaskan bahwa Iran memiliki kapasitas untuk membalas serangan Amerika Serikat tidak hanya di wilayah Timur Tengah, tetapi juga hingga ke Eropa. Salami secara spesifik menyebutkan bahwa jika AS melakukan serangan balasan, maka Iran akan menargetkan kepentingan mereka di Eropa.

Lebih lanjut, Salami menggarisbawahi bahwa eskalasi konflik ini dapat berujung pada perluasan perang. Ia menyatakan, “Konsekuensi dan perluasan perang ini adalah tanggung jawab Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel).” Pernyataan ini menyiratkan bahwa Iran melihat potensi serangan balasan AS sebagai pemicu utama yang akan memperluas cakupan konflik.

Ancaman Iran terhadap Eropa muncul sebagai respons terhadap potensi reaksi AS setelah Iran melancarkan serangan drone dan rudal berskala besar ke Israel pada Sabtu malam (13/4/2024). Serangan Iran ini diklaim sebagai balasan atas dugaan serangan Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April 2024, yang menewaskan beberapa komandan tinggi IRGC.

Mayor Jenderal Salami juga menekankan bahwa operasi balasan Iran terhadap Israel telah mencapai tujuannya. Ia menyatakan, “Operasi kami adalah balasan yang lebih kecil dari tindakan musuh,” merujuk pada serangan di Damaskus. Ia menambahkan bahwa Iran telah berhasil memukul target-target strategis di Israel, yang menunjukkan kemampuan militer mereka.

Dalam konteks yang lebih luas, Salami mengingatkan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk mengancam jalur komunikasi maritim global, termasuk Selat Hormuz. Ia menegaskan, “Kami dapat menghentikan mereka,” jika Iran merasa terancam atau jika kepentingannya diusik. Pernyataan ini menjadi peringatan tambahan mengenai potensi gangguan terhadap perdagangan internasional jika konflik terus meningkat.

Sementara itu, Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Inggris dan Yordania, dilaporkan telah berhasil mencegat sebagian besar dari ratusan drone dan rudal yang diluncurkan oleh Iran ke arah Israel. Upaya pertahanan kolektif ini menunjukkan koordinasi internasional dalam menghadapi agresi Iran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp