Badan intelijen Korea Selatan dilaporkan masih giat menyelidiki kemungkinan adanya anak laki-laki dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Hingga kini, informasi mengenai hal tersebut masih menjadi subjek investigasi mendalam.
Spekulasi mengenai keberadaan anak laki-laki Kim Jong Un mencuat setelah munculnya laporan mengenai penampilan publik putrinya, Kim Ju Ae, yang kerap mendampingi ayahnya dalam berbagai acara kenegaraan. Kehadiran Kim Ju Ae yang semakin intens menimbulkan pertanyaan tentang suksesi kepemimpinan di Korea Utara, terutama jika tidak ada pewaris laki-laki.
Meskipun Kim Jong Un diketahui memiliki setidaknya tiga anak, identitas dan jenis kelamin anak-anaknya, kecuali Kim Ju Ae, masih sangat tertutup. Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka sedang memantau situasi ini dengan cermat. Menurut laporan dari Yonhap News Agency pada tanggal 29 Mei 2024, NIS masih terus mengumpulkan informasi untuk memastikan kebenaran isu tersebut.
Seorang pejabat NIS, yang identitasnya dirahasiakan, mengonfirmasi kepada media bahwa pihaknya belum dapat memberikan konfirmasi definitif mengenai keberadaan anak laki-laki Kim Jong Un. “Kami sedang terus menyelidiki,” ujar pejabat tersebut, seperti dikutip oleh media.
Informasi mengenai keluarga Kim Jong Un sangat langka dan dijaga ketat oleh pemerintah Korea Utara. Keberadaan anak laki-laki, jika memang ada, bisa memiliki implikasi signifikan terhadap stabilitas rezim dan rencana suksesi di masa depan. Kim Ju Ae sendiri telah menjadi sorotan internasional sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada November 2022. Kemunculannya yang berulang di acara-acara penting, termasuk uji coba rudal balistik antarbenua Hwasong-17 pada 18 November 2022, dianggap sebagai sinyal bahwa ia mungkin dipersiapkan untuk peran di masa depan.
Namun, para analis masih terbagi pandangannya. Beberapa pihak melihat kemunculan Kim Ju Ae sebagai indikasi kuat suksesi dinasti, sementara yang lain berpendapat bahwa ini bisa jadi taktik propaganda untuk menunjukkan citra keluarga yang harmonis. Penyelidikan oleh NIS ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai komposisi keluarga pemimpin Korea Utara dan potensi penerusnya.
