Pemerintah Inggris secara khusus mengimbau komunitas Muslim dan warga keturunan Asia untuk melakukan penghematan penggunaan air, terutama saat melaksanakan ibadah wudhu dan aktivitas mencuci beras. Imbauan ini muncul sebagai respons terhadap kondisi pasokan air yang semakin menipis di beberapa wilayah negara tersebut.
Pihak berwenang menyadari bahwa praktik keagamaan dan budaya tertentu, seperti wudhu bagi umat Muslim dan kebiasaan mencuci beras yang umum dilakukan oleh masyarakat Asia, memerlukan volume air yang signifikan. Oleh karena itu, ajakan untuk berhemat difokuskan pada kelompok-kelompok ini dengan harapan dapat memberikan dampak kolektif yang berarti dalam menjaga ketersediaan air.
Seorang juru bicara dari United Utilities, salah satu perusahaan penyedia air di Inggris, menyatakan, “Kami memahami bahwa bagi sebagian orang, wudhu dan mencuci beras adalah bagian penting dari rutinitas harian mereka. Kami meminta pengertian dan kerja sama dari komunitas ini untuk mencari cara agar dapat mengurangi konsumsi air dalam aktivitas tersebut.” Pernyataan ini menggarisbawahi upaya dialog dan pendekatan yang sensitif terhadap kebutuhan komunitas yang dituju.
Lebih lanjut, United Utilities merinci beberapa saran praktis yang dapat diterapkan. Untuk umat Muslim, dianjurkan untuk membatasi jumlah air yang digunakan saat membasuh anggota tubuh saat berwudhu. Sementara itu, bagi masyarakat yang terbiasa mencuci beras, disarankan untuk menggunakan air secukupnya dan mempertimbangkan untuk mendaur ulang air bekas mencuci beras untuk keperluan lain yang tidak memerlukan air bersih, seperti menyiram tanaman.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh pemerintah Inggris dan perusahaan utilitas air untuk mengatasi kekeringan dan kelangkaan air yang semakin mengkhawatirkan. Data menunjukkan bahwa beberapa daerah di Inggris telah mengalami penurunan drastis dalam tingkat cadangan air, yang mendorong perlunya tindakan pencegahan dan konservasi yang serius dari seluruh lapisan masyarakat. Imbauan spesifik kepada komunitas Muslim dan Asia ini menunjukkan kesadaran akan keragaman praktik masyarakat dan upaya untuk melibatkan semua pihak dalam solusi penghematan air.
