Laporan terbaru mengenai tingkat keamanan kota di seluruh dunia tidak mencantumkan satu pun kota di Indonesia dalam daftar teraman. Survei yang dirilis oleh perusahaan keamanan siber, Safe City Index, menempatkan kota-kota di negara maju sebagai yang terdepan dalam hal keamanan.
Penelitian ini mengevaluasi berbagai faktor, termasuk keamanan digital, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan. Meskipun tidak ada kota Indonesia yang masuk dalam kategori teraman, laporan ini tetap memberikan gambaran komprehensif mengenai tantangan keamanan yang dihadapi kota-kota global.
Secara keseluruhan, kota-kota di Asia Timur dan Eropa mendominasi peringkat teratas. Tokyo, Singapura, dan Osaka kembali mengukuhkan posisinya sebagai kota paling aman di dunia. Ketiga kota ini secara konsisten menunjukkan performa unggul dalam berbagai indikator keamanan yang disurvei.
Dalam kategori keamanan digital, Tokyo memimpin dengan skor tertinggi, diikuti oleh Singapura dan Seoul. Keberhasilan kota-kota ini tidak lepas dari investasi besar dalam teknologi keamanan siber, kesadaran masyarakat yang tinggi, serta kerangka regulasi yang kuat untuk melindungi data dan infrastruktur digital.
Sementara itu, di sektor keamanan kesehatan, Amsterdam, Osaka, dan Singapura menempati posisi teratas. Laporan ini menyoroti pentingnya sistem kesehatan yang tangguh, akses terhadap layanan medis berkualitas, serta upaya pencegahan penyakit yang efektif.
Aspek infrastruktur yang aman juga menjadi perhatian utama. Zurich, Singapura, dan Stockholm diakui sebagai kota-kota dengan infrastruktur paling aman, mencakup transportasi, bangunan, serta utilitas publik yang dirancang dengan standar keselamatan tinggi.
Terakhir, dalam hal keamanan lingkungan, Helsinki, Zurich, dan Stockholm menjadi yang terdepan. Penilaian ini mempertimbangkan kualitas udara, pengelolaan limbah, serta ruang hijau yang memadai untuk mendukung kualitas hidup warga.
Meskipun Indonesia tidak masuk dalam daftar teraman, laporan Safe City Index ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah di Indonesia untuk mengevaluasi dan meningkatkan strategi keamanan di berbagai sektor. Fokus pada peningkatan keamanan digital, kesehatan masyarakat, infrastruktur yang andal, serta kelestarian lingkungan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan kota yang lebih aman dan nyaman bagi warganya di masa depan.
