Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, angkat bicara dan memberikan pembelaan terhadap pemain mudanya, Kakang Rudianto, yang menjadi sasaran perundungan (bullying) dari sebagian oknum pendukung tim berjuluk ‘Bobotoh’. Sikap Tolic ini muncul setelah melihat beberapa komentar negatif dan ejekan yang ditujukan kepada Kakang di media sosial.
Tolic menegaskan bahwa Kakang Rudianto adalah bagian penting dari skuad Persib dan telah menunjukkan komitmen serta kerja kerasnya. Ia menyayangkan adanya tindakan bullying yang justru datang dari para pendukung timnya sendiri. Menurut Tolic, seharusnya Bobotoh memberikan dukungan positif, bukan malah menjatuhkan mental pemain melalui komentar-komentar yang tidak membangun.
“Saya tidak suka melihat pemain saya di-bully. Kakang adalah pemain muda yang punya potensi dan dia bekerja keras untuk tim ini,” ujar Igor Tolic, menekankan pentingnya dukungan moral bagi para pemain, terutama yang masih muda. Ia menambahkan bahwa setiap pemain pasti pernah melakukan kesalahan, dan hal itu adalah bagian dari proses belajar dalam dunia sepak bola profesional.
Lebih lanjut, Tolic mengimbau kepada seluruh pendukung Persib untuk bersikap lebih bijak dalam memberikan kritik. Ia berharap agar Bobotoh dapat membedakan antara kritik yang membangun dan ujaran kebencian yang justru dapat merusak kepercayaan diri pemain. Dukungan yang tulus dan positif dari tribun maupun media sosial dinilai Tolic jauh lebih berarti bagi kemajuan tim.
Insiden perundungan terhadap Kakang Rudianto ini memang menjadi sorotan, mengingat Persib Bandung memiliki basis penggemar yang sangat besar dan loyal. Namun, seperti halnya klub besar lainnya, dinamika dukungan terkadang diwarnai oleh berbagai macam ekspresi, termasuk yang bersifat negatif. Sikap tegas Igor Tolic dalam membela pemainnya diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen tim dan pendukung untuk menjaga marwah Persib Bandung sebagai klub yang profesional dan menjunjung tinggi sportivitas.
