JAKARTA BARAT – Sebuah insiden kebakaran yang nyaris merugikan terjadi di sebuah rumah makan di Jalan Taman Palem, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (3/7) malam, sekitar pukul 20.02 WIB, dan sempat membuat warga sekitar panik.
Sumber api diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada sebuah kulkas. Percikan api pertama kali terlihat, memicu kekhawatiran akan meluasnya si jago merah.
Namun, respons cepat dan sigap dari warga setempat menjadi kunci penanganan darurat. Tanpa menunggu lama, mereka bergotong royong berupaya memadamkan api. Aksi heroik ini berhasil mencegah api membesar dan merembet ke bangunan lain.
Berkat kesigapan warga, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Kerusakan materiil pun dapat diminimalisir.
Kepala Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengonfirmasi laporan awal yang diterima petugas. "Laporan kami terima sekitar pukul 20.02 WIB dari warga yang langsung datang ke Pos Damkar Cengkareng Timur," ujarnya.
Petugas pemadam kebakaran segera diberangkatkan pada pukul 20.04 WIB. Mereka tiba di lokasi kejadian hanya berselang dua menit, yaitu pada pukul 20.06 WIB.
Saat tim damkar tiba, api ternyata sudah berhasil dijinakkan oleh warga. Meskipun demikian, satu unit mobil pemadam beserta lima personel tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Tujuannya adalah memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi menyulut kebakaran kembali. Petugas juga melakukan pendataan di lokasi kejadian perkara (TKP).
"Dugaan sementara, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada kulkas," jelas Syaiful Kahfi. Kebakaran ini hanya berdampak pada area seluas kurang lebih empat meter persegi di dalam rumah makan.
Selama kejadian berlangsung, hanya ada satu karyawan yang berada di dalam rumah makan. Seluruh proses pemadaman dan sterilisasi area dinyatakan selesai pada pukul 20.10 WIB. Situasi dinyatakan kondusif. Kejadian ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong dan kepedulian masyarakat.











