Striker Bayern Munich, Harry Kane, telah menorehkan pencapaian gemilang di Liga Champions usai mencetak gol dalam delapan pertandingan beruntun. Prestasi ini menempatkannya dalam jajaran penyerang legendaris seperti Cristiano Ronaldo dan Ruud van Nistelrooy.
Kane berhasil menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh dua bintang sepak bola dunia tersebut. Ia menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol di delapan laga Liga Champions secara berturut-turut. Torehan ini ia bukukan saat Bayern Munich menghadapi Arsenal di leg pertama perempat final Liga Champions yang berlangsung di Emirates Stadium pada Rabu (10/4/2024) dini hari WIB.
Meskipun pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2, gol yang dicetak Kane dari titik penalti pada menit ke-32 menjadi bukti ketajamannya yang konsisten di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Gol tersebut juga menandai gol ke-37 Kane di Liga Champions, menjadikannya striker Inggris dengan jumlah gol terbanyak di kompetisi tersebut.
Cristiano Ronaldo mencatatkan rekor ini pada musim 2017-2018 saat membela Real Madrid, di mana ia mencetak gol dalam delapan laga beruntun. Sementara itu, Ruud van Nistelrooy juga pernah mengukir prestasi serupa pada musim 2002-2003 ketika memperkuat Manchester United.
Keberhasilan Kane ini semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di Eropa. Sejak bergabung dengan Bayern Munich pada awal musim 2023-2024, ia langsung menunjukkan dampak instan dengan performa mencetak gol yang luar biasa. Total sejauh ini, Kane telah mengoleksi 37 gol di Liga Champions dari 44 penampilan.
Rekor yang dipecahkan Kane ini bukan hanya sekadar angka, melainkan juga bukti konsistensi dan kemampuan adaptasinya di level tertinggi. Musim ini, ia telah mencetak 35 gol untuk Bayern Munich di semua kompetisi, menegaskan bahwa kepindahannya ke Jerman adalah langkah yang tepat untuk kariernya.
