Gol di menit akhir selalu memberikan sensasi tersendiri. Hal ini diungkapkan oleh pelatih Liverpool, Andoni Iraola, usai timnya meraih hasil imbang 2-2 melawan Newcastle United pada pekan perdana Liga Primer musim 2026-27. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menjadi saksi ketatnya persaingan di awal kompetisi tertinggi sepak bola Inggris.
Dalam laga yang dihelat di kandang Newcastle, Liverpool sempat tertinggal lebih dulu. Namun, semangat juang para pemain The Reds tak pernah padam, terbukti dengan dua gol balasan yang berhasil mereka cetak. Meski demikian, Newcastle United kembali memberikan perlawanan sengit hingga akhirnya skor imbang 2-2 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Iraola mengakui bahwa hasil imbang ini memang tidak sepenuhnya memuaskan, namun ia tetap mengapresiasi performa anak asuhnya. “Ketika Anda mencetak gol di akhir pertandingan, rasanya memang lebih manis,” ujar Iraola kepada media usai pertandingan. Pernyataannya ini merujuk pada gol penyama kedudukan yang berhasil diciptakan Liverpool menjelang akhir babak kedua, yang setidaknya memberikan sedikit kelegaan dan poin bagi timnya.
Lebih lanjut, Iraola menekankan pentingnya mendapatkan poin di laga tandang, terutama di awal musim yang seringkali penuh kejutan. “Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, dan Newcastle adalah tim yang kuat di kandang mereka,” tambahnya. Pelatih asal Spanyol ini juga menyoroti bahwa timnya perlu belajar dari pertandingan ini untuk menghadapi sisa musim yang panjang.
Meskipun tidak berhasil meraih kemenangan di laga pembuka, Liverpool telah menunjukkan potensi yang menjanjikan. Gol-gol yang tercipta, baik dari sisi Liverpool maupun Newcastle, menunjukkan bahwa kedua tim memiliki kualitas penyerangan yang patut diperhitungkan. Musim 2026-27 Liga Primer diprediksi akan semakin menarik dengan persaingan ketat sejak awal.
