Peru bagian selatan diguncang gempa bumi kuat bermagnitudo 6,7 pada Kamis (20/8) siang. Getaran gempa tersebut dilaporkan terasa hingga ke negara tetangga, Bolivia, menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan dan korban.
Pusat gempa tercatat berada di wilayah Peru bagian selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi kekuatan gempa mencapai magnitudo 6,7. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan rinci mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa yang ditimbulkan oleh gempa tersebut.
Pihak berwenang setempat masih terus memantau situasi dan melakukan asesmen terhadap potensi dampak yang lebih luas. Gempa bumi di wilayah ini bukanlah hal yang asing mengingat Peru berada di Cincin Api Pasifik, zona dengan aktivitas seismik tinggi.
Salah satu saksi mata, Maria Rodriguez, yang berada di Tacna, Peru, menggambarkan detik-detik terjadinya gempa. “Kami sedang berada di rumah ketika tiba-tiba terasa guncangan yang sangat kuat. Barang-barang berjatuhan dari rak, dan kami segera keluar mencari tempat aman,” ujarnya.
Sementara itu, di La Paz, Bolivia, getaran gempa juga dirasakan oleh penduduk. “Kami merasakan getaran yang cukup lama, membuat kami sedikit panik karena tidak tahu apa yang terjadi. Kami lega mengetahui itu adalah gempa dari Peru,” kata seorang warga La Paz yang enggan disebutkan namanya.
Pemerintah Peru melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Peru menyatakan kesiapsiagaan penuh untuk merespons segala kemungkinan terburuk. “Kami mengerahkan tim SAR dan tim medis ke wilayah terdampak untuk melakukan penilaian cepat dan memberikan bantuan jika diperlukan,” ujar juru bicara BNPB Peru.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Peru untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Meskipun gempa utama tidak memicu peringatan tsunami, kewaspadaan tetap penting mengingat karakteristik wilayah.
