Wednesday, 15 July 2026
BREAKING
POLITIK

Geger di Unair: Dokter Spesialis Diduga Jiplak Tesis Kolega, Kuasa Hukum Ancang-ancang Pidana

Oleh Danu Ilham July 15, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kasus dugaan plagiarisme menggemparkan lingkungan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Seorang dokter gigi berinisial SA melaporkan koleganya, dokter FLL, atas tuduhan menjiplak karya ilmiah tesisnya.

Peristiwa ini bermula ketika SA merasa ada kemiripan substansial antara tesisnya yang telah dipertahankan dengan karya ilmiah yang diajukan oleh dokter FLL.

Menurut kuasa hukum SA, pihaknya telah menempuh jalur mediasi dan pelaporan internal di Unair. Namun, proses yang berjalan dirasa kurang memuaskan.

“Kami sudah mencoba jalur internal. Tapi sejauh ini belum ada titik temu yang kami anggap adil,” ujar kuasa hukum SA, usai memberikan keterangan pers di Surabaya, Selasa (28/5/2024).

Ia menambahkan, ketidakpuasan terhadap penanganan internal membuat pihaknya kini bersiap untuk membawa kasus ini ke ranah hukum pidana.

“Jika proses di Unair tidak memberikan keadilan, kami tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur pidana,” tegasnya.

Dokter FLL sendiri, yang merupakan seorang dokter spesialis, belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini.

Pihak universitas, melalui humas Unair, menyatakan akan melakukan investigasi mendalam terkait laporan dugaan plagiarisme tersebut.

“Kami akan segera membentuk tim pemeriksa untuk mengkaji laporan ini secara objektif dan profesional,” kata perwakilan humas Unair.

Kasus ini menyoroti pentingnya integritas akademik, terutama di institusi pendidikan tinggi.

Plagiarisme, yang merupakan tindakan menjiplak karya orang lain tanpa atribusi yang jelas, merupakan pelanggaran serius.

Hal ini tidak hanya merusak reputasi individu yang terlibat, tetapi juga kredibilitas institusi pendidikan.

Proses hukum selanjutnya akan menjadi perhatian publik, khususnya di kalangan akademisi dan praktisi hukum.

Universitas Airlangga diharapkan dapat menangani kasus ini dengan transparan dan tegas.

Tujuannya adalah untuk menjaga marwah dunia pendidikan dan memberikan efek jera.

Kabar ini menyebar cepat di kalangan civitas akademika Unair.

Banyak pihak berharap agar keadilan dapat ditegakkan.

Penyelesaian kasus ini diharapkan dapat menjadi preseden yang baik.

Tentunya dalam penanganan kasus serupa di masa mendatang.

Dugaan plagiarisme ini menjadi pengingat bagi semua pihak.

Integritas dan kejujuran adalah kunci utama dalam berkarya.

Terutama dalam lingkungan akademik yang sangat menjunjung tinggi orisinalitas.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini masih terus dinantikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait