Saturday, 18 July 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

Gedung Putih Bela Argentina Terkait Insiden Bendera di Kualifikasi Piala Dunia

Oleh Danu Ilham July 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Gedung Putih membela tim nasional Argentina terkait insiden yang melibatkan bendera Kepulauan Falkland dalam sebuah pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Pernyataan ini berpotensi memperkeruh perselisihan yang telah memicu Inggris mendesak FIFA untuk melakukan investigasi.

Insiden tersebut terjadi saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Argentina dan Ekuador di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada Kamis (7/9/2023). Sejumlah pemain timnas Argentina terlihat membawa bendera Kepulauan Falkland di tengah perayaan kemenangan mereka.

Juru Bicara Gedung Putih, John Kirby, menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak melihat adanya niat buruk dari tindakan para pemain Argentina tersebut. “Kami tidak melihat ada maksud jahat dalam tindakan tersebut. Kami memahami bahwa ini adalah isu yang sensitif bagi Inggris, tetapi kami juga memahami konteksnya di Argentina,” ujar Kirby dalam sebuah konferensi pers di Washington.

Kirby menambahkan, “Kami percaya bahwa tim Argentina tidak bermaksud untuk memprovokasi atau menyinggung siapa pun. Mereka hanya merayakan kemenangan mereka.” Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran yang diungkapkan oleh pemerintah Inggris. Downing Street, kantor Perdana Menteri Inggris, telah menyatakan dukungannya terhadap seruan agar FIFA menyelidiki insiden tersebut.

Kementerian Luar Negeri Inggris juga telah menyampaikan keprihatinannya kepada otoritas Argentina. Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, dalam sebuah pernyataan terpisah, menegaskan bahwa “Kepulauan Falkland adalah bagian dari keluarga kerajaan Inggris.” Insiden ini kembali menyoroti ketegangan diplomatik yang telah lama membayangi hubungan antara Inggris dan Argentina terkait kedaulatan atas kepulauan yang di Argentina dikenal sebagai Kepulauan Malvinas.

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi pada Jumat (8/9/2023) yang menyatakan bahwa pembawaan bendera tersebut adalah “tidak disengaja” dan “tidak ada niat provokatif.” AFA juga menekankan komitmennya terhadap fair play dan sportivitas dalam setiap kompetisi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait