David Sullivan diperkirakan akan tetap hadir dalam pertandingan putaran pertama Piala EFL melawan Portsmouth pada hari Sabtu ini. Keputusan ini diambil meskipun ada saran agar ia tidak menghadiri pertandingan kandang di London Stadium.
Langkah Sullivan untuk tetap hadir di stadion ini muncul di tengah adanya kekhawatiran mengenai keamanan dan potensi kericuhan. Laporan mengindikasikan bahwa pihak berwenang telah menyarankan agar Sullivan tidak datang ke pertandingan kandang West Ham United di London Stadium. Namun, ia tampaknya memilih untuk mengabaikan saran tersebut.
Perlu dicatat bahwa dalam pertandingan sebelumnya, yaitu saat West Ham menghadapi Aston Villa di kandang pada 16 September, sekelompok kecil suporter West Ham melakukan protes terhadap kepemilikan klub. Protes ini terjadi di luar stadion dan juga di dalam area pertandingan. Beberapa di antaranya bahkan dilaporkan berusaha menerobos pagar yang membatasi lapangan pertandingan.
Meskipun insiden tersebut tidak secara langsung melibatkan David Sullivan, namun hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai stabilitas dan keamanan di London Stadium, terutama saat pertandingan kandang. Saran agar Sullivan tidak hadir kemungkinan besar didasarkan pada upaya untuk mencegah eskalasi ketegangan atau potensi insiden serupa.
Namun, dengan keputusan Sullivan untuk tetap hadir, ini menunjukkan tekadnya untuk tidak gentar menghadapi situasi yang ada. Kehadirannya bisa diartikan sebagai bentuk dukungan langsung kepada tim atau sebagai pernyataan bahwa ia tidak akan diintimidasi oleh protes yang mungkin terjadi. Pertandingan melawan Portsmouth ini akan menjadi sorotan untuk melihat apakah kehadiran Sullivan akan memicu reaksi lebih lanjut dari suporter atau apakah situasi akan tetap terkendali.
