Sebuah situs web permainan daring yang diluncurkan oleh Gedung Putih, arcade.gov, menuai kritik tajam akibat salah satu gamenya yang dinilai mempromosikan agenda deportasi imigran. Lima permainan tersedia di situs tersebut, yang dikhawatirkan oleh para kritikus bertujuan untuk menyebarkan narasi kebijakan imigrasi era pemerintahan Trump.
Salah satu permainan yang paling kontroversial adalah ‘Deportation Race’. Dalam permainan ini, pemain diajak untuk mengumpulkan dan mendeportasi imigran secepat mungkin. Mekanisme permainan yang terkesan menyederhanakan dan mengobjektifikasi isu imigrasi ini memicu kemarahan dari berbagai pihak, termasuk organisasi hak sipil dan komunitas imigran.
Michelle Ugenti, seorang aktivis yang berbasis di Arizona, menyuarakan keprihatinannya melalui media sosial. Ia mengunggah tangkapan layar dari permainan tersebut dan menulis, “Ini adalah permainan yang dibuat oleh pemerintah AS. Ini adalah permainan yang dirilis oleh Gedung Putih. Sangat mengerikan.” Pernyataan ini menyoroti betapa absurdnya sebuah lembaga pemerintahan merilis konten permainan yang dianggap merendahkan martabat manusia.
Lebih lanjut, Ugenti juga mengutip seorang gamer yang bernama ‘khalid’ yang mengomentari permainan tersebut. “Ini lebih dari sekadar permainan. Ini adalah propaganda yang dilemparkan ke wajah imigran di negara ini. Ini adalah cara yang kejam dan tidak peka untuk menggambarkan orang-orang yang mencari kehidupan yang lebih baik,” tulis ‘khalid’, menggambarkan bagaimana permainan tersebut dapat berdampak negatif pada persepsi publik terhadap imigran.
Situs arcade.gov sendiri dilaporkan diluncurkan pada akhir masa jabatan Presiden Donald Trump, tepatnya pada bulan Januari 2021. Meskipun tidak secara eksplisit disebutkan sebagai program resmi Gedung Putih, keberadaan dan konten permainan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai tujuan dan etika di balik pembuatannya. Lima permainan yang ada di situs tersebut dilaporkan memiliki tema yang beragam, namun ‘Deportation Race’ menjadi sorotan utama karena muatannya yang problematis.
Pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi yang muncul dari perilisan situs arcade.gov dan permainan ‘Deportation Race’. Namun, kritik yang dilontarkan oleh publik dan aktivis menunjukkan adanya ketidakpuasan yang mendalam terhadap cara isu sensitif seperti imigrasi diperlakukan dalam bentuk hiburan digital yang dipublikasikan oleh lembaga pemerintah.
