Sunday, 12 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Fuji Ungkap Perasaan Campur Aduk Hadapi Mantan Admin Tersangka: Kesal Meski Harusnya Lega

Oleh Wibowo July 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Selebgram kenamaan Fujianti Utami Putri, atau yang akrab disapa Fuji, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa, 26 Mei 2026. Kehadirannya untuk memantau langsung perkembangan kasus dugaan penggelapan uang yang melibatkan mantan admin media sosialnya.

Proses hukum yang telah berjalan panjang ini akhirnya menemukan titik terang. Kedatangan Fuji di kantor polisi menegaskan keseriusannya mengawal kasus yang merugikan materiil dan immateriil.

Fuji mengonfirmasi bahwa mantan karyawannya tersebut kini resmi berstatus tersangka. Meskipun proses hukum berjalan sesuai harapannya, ia mengaku emosinya masih bergejolak.

Perasaan kesal tak bisa disembunyikan oleh adik ipar mendiang Vanessa Angel ini. Ia mengaku belum sepenuhnya ikhlas atas perbuatan orang yang pernah menjadi bagian timnya.

“Harusnya lega ya, karena dia sudah menjadi tersangka mulai hari ini. Tapi tadi pas lihat dia, karena aku enggak tahu ada dia di sini ya, rasanya tuh kayak kesal banget. Kayak belum ikhlas,” ujar Fuji di Polres Metro Jakarta Selatan.

Ia menegaskan, masalah ini bukan sekadar kerugian finansial. “Ini bukan sekadar uangnya saja ya,” tegasnya.

Fuji menambahkan, luka batinnya mendalam akibat perlakuan tersebut. “Tapi semua perbuatan yang dia lakuin ke aku, ngerasa tuh aku enggak terima saja diperlakukan seperti itu,” lanjutnya.

Bagi putri bungsu Haji Faisal ini, tindakan mantan adminnya adalah bentuk pengkhianatan. Ia merasa tidak sepantasnya diperlakukan demikian oleh orang yang sangat dipercaya.

Saat berada di Polres, Fuji sempat melihat tersangka dari kejauhan. Mantan stafnya itu terlihat tertunduk lesu dan tak berani menatap matanya.

Fuji menegaskan tidak berniat menyapa pelaku. Ia telah menutup rapat pintu komunikasi. Kepercayaan yang diberikan disalahgunakan dengan fatal.

Ia menolak mentah-mentah kesempatan berbincang langsung dengan mantan adminnya. Fuji berharap tersangka menyadari perbuatannya yang menyimpang dari etika bekerja.

Ia meminta tersangka untuk bertobat dan tidak mengulangi perbuatan serupa. Kasus ini juga melibatkan aset dan barang pribadi, termasuk perangkat elektronik seperti laptop.

Fuji berharap pihak kepolisian segera melakukan penahanan terhadap tersangka. Langkah ini penting demi kelancaran proses hukum.

Kekhawatiran akan upaya melarikan diri atau penghilangan barang bukti menjadi alasan utama desakannya. Ia ingin penyidikan tuntas tanpa hambatan.

Fuji ingin tersangka ditahan agar tidak kabur dan jera. Ia juga berharap ada efek jera dan perlindungan bagi orang lain agar tidak menjadi korban.

“Ditahan dong, biar impas. Biar enggak kabur begitu, biar dia kapok,” pungkasnya dengan nada tegas.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dalam memberikan kepercayaan. Pihak kepolisian terus mendalami keterangan tersangka untuk melengkapi berkas perkara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait