Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
BERITA

FIFA Dorong Piala Dunia 64 Tim, Infantino Diterpa Penolakan

Oleh Emanuel July 21, 2026 10 hours lalu 0 komentar

Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menghadapi gelombang penolakan seiring menguatnya wacana perluasan format Piala Dunia menjadi 64 tim. Rencana ini, yang diklaim dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi negara-negara berkembang untuk berpartisipasi, justru memicu kekhawatiran dari berbagai pihak mengenai kualitas dan jadwal kompetisi.

Wacana ini bukan hal baru bagi Infantino. Ia pernah mengusulkan ide serupa saat menjabat sebagai Presiden UEFA, namun baru benar-benar mengemuka setelah terpilih memimpin badan sepak bola dunia. Pernyataan Infantino yang menyebutkan bahwa “piala dunia adalah sebuah turnamen global, tidak hanya untuk Eropa dan Amerika Selatan” semakin memperkuat indikasi bahwa FIFA serius mempertimbangkan ekspansi ini.

Namun, ide tersebut disambut dingin oleh banyak pihak. Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), misalnya, telah menyuarakan keprihatinannya. Sekretaris Jenderal FA, Mark Bullingham, menyatakan bahwa “kami prihatin tentang potensi dampak pada jadwal pertandingan, kualitas pertandingan, dan kesejahteraan pemain.” Kekhawatiran ini beralasan, mengingat penambahan jumlah tim secara signifikan akan membutuhkan penyesuaian besar pada kalender kompetisi internasional yang sudah padat.

Kritik juga datang dari sisi kualitas. Pelatih Tim Nasional Wales, Chris Coleman, pernah mengungkapkan pandangannya bahwa “jika Anda ingin meningkatkan kualitas turnamen, Anda harus mempersempitnya, bukan memperluasnya.” Pendapat ini mencerminkan kekhawatiran bahwa penambahan tim yang mungkin secara kualitas belum merata dapat menurunkan standar keseluruhan pertandingan.

Meskipun demikian, Infantino tetap optimistis. Ia berargumen bahwa format 48 tim, yang telah disepakati untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara yang belum pernah merasakan atmosfer Piala Dunia. “Ini adalah tentang memberikan kesempatan kepada lebih banyak negara untuk bermimpi dan berpartisipasi dalam turnamen terbesar di dunia,” ujarnya.

Perdebatan mengenai format Piala Dunia ini diperkirakan akan terus berlanjut. FIFA harus mampu meyakinkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari federasi sepak bola nasional, klub, hingga pemain, bahwa rencana perluasan ini akan membawa manfaat yang lebih besar ketimbang risikonya, terutama dalam menjaga integritas dan kualitas kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait