Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
DUNIA

Fauci Gunakan Hak Diam di Sidang Senat AS Soal Asal-Usul COVID-19

Oleh Rini Widiyarti July 29, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Mantan pejabat kesehatan tertinggi Amerika Serikat, Dr. Anthony Fauci, menolak menjawab pertanyaan sejumlah senator dalam sidang Senat AS yang digelar pada Senin (17/6/2024). Sidang tersebut berfokus pada asal-usul pandemi COVID-19, yang telah merenggut jutaan nyawa di seluruh dunia.

Fauci, yang pernah menjabat sebagai Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) dan Penasihat Medis Utama Presiden AS, memilih untuk menggunakan haknya untuk tetap diam. Keputusan ini diambilnya di bawah sumpah, saat para senator berusaha mendesaknya untuk memberikan penjelasan mengenai peran dan pengetahuannya terkait kemunculan virus SARS-CoV-2.

Beberapa senator, terutama dari Partai Republik, telah lama menaruh kecurigaan terhadap asal-usul virus corona, dengan teori kebocoran laboratorium dari Wuhan Institute of Virology (WIV) menjadi salah satu fokus penyelidikan. Mereka ingin Fauci memberikan klarifikasi mengenai informasi yang ia terima dan keputusan yang diambil selama masa awal pandemi.

Namun, Fauci berulang kali menyatakan bahwa ia tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan spesifik yang diajukan. “Saya tidak dapat menjawab pertanyaan itu,” ujar Fauci saat ditanya oleh Senator Roger Marshall mengenai apakah ia pernah melakukan percakapan dengan Dr. Peter Daszak dari EcoHealth Alliance mengenai kemungkinan asal-usul virus dari laboratorium. Ia juga menolak menjawab pertanyaan lain yang dianggapnya bersifat spekulatif atau berkaitan dengan informasi yang belum sepenuhnya terverifikasi.

Penolakan Fauci untuk menjawab ini memicu frustrasi di kalangan beberapa anggota komite. Senator Marshall menyatakan kekecewaannya, “Ini adalah momen yang sangat penting dalam sejarah kita, dan saya pikir rakyat Amerika berhak mendapatkan jawaban.” Ia juga menekankan bahwa Fauci bersumpah untuk memberikan kesaksian yang jujur.

Fauci, yang pensiun dari jabatannya pada akhir 2022, telah menjadi figur sentral dalam respons AS terhadap pandemi. Pernyataannya di masa lalu mengenai asal-usul virus, termasuk kemungkinan zoonosis alami dan potensi kebocoran laboratorium, telah menjadi subjek perdebatan dan analisis intensif.

Sidang ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kongres AS untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana pandemi COVID-19 dimulai dan menyebar, serta pelajaran apa yang dapat diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Hak untuk tetap diam adalah hak konstitusional yang dijamin bagi setiap individu, termasuk saksi yang dipanggil di bawah sumpah, untuk menolak menjawab pertanyaan yang dapat memberatkan diri mereka sendiri.

Bagikan: Facebook X WhatsApp