Sunday, 19 July 2026
BREAKING
BADMINTON

Fajar/Fikri Lolos ke Final Japan Open 2026 Usai Kalahkan Wakil Tuan Rumah

Oleh Wibowo July 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil melaju ke babak final Japan Open 2026 setelah menundukkan pasangan tuan rumah Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, pada pertandingan semifinal yang berlangsung di Tokyo, Sabtu (18/7/2026).

Dalam laga yang berlangsung ketat, Fajar/Fikri yang berstatus unggulan kedua sukses memenangi pertandingan tiga gim dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-18. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka ke final turnamen Super 750 untuk kali kedua secara beruntun.

Usai pertandingan, Fajar Alfian mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Yang pasti senang ya bisa final di Japan Open menghadapi pasangan tuan rumah dan diakhiri dengan kemenangan. Ini menjadi back to back final Super 750 juga buat kami, alhamdulillah sangat bersyukur,” ujarnya.

Fajar mengakui pertandingan melawan Hoki/Kobayashi sangat menantang. “Pasangan Jepang bermain sangat baik hari ini, mereka bisa mengubah-ubah pola permainan baik di gim pertama, kedua maupun ketiga. Itu sangat menyulitkan dan melelahkan bagi kami,” tuturnya.

Di babak final, Fajar/Fikri akan menghadapi unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim/Seo. Ini akan menjadi pertemuan pertama mereka sejak French Open tahun lalu. “Besok sudah ditunggu Kim/Seo di final, sudah lama kami tidak berjumpa mereka, terakhir di French Open tahun lalu. Kami pengen mengukur bagaimana latihan kami selama ini untuk menghadapi pasangan nomor 1 dunia,” kata Fajar.

Ia menambahkan, “Kami mau menyiapkan, recovery sebaik mungkin untuk malam ini karena memang melelahkan hari ini tapi itu bukan jadi alasan untuk besok. Semoga besok kami bisa fit dan bisa fresh untuk bisa memenangkan pertandingan.”

Senada dengan Fajar, Muhammad Shohibul Fikri menambahkan bahwa kunci kemenangan di semifinal adalah fokus dan saling mendukung. “Dengan kesulitan yang ada, kami tetap mencoba fokus baik saat unggul maupun tertinggal. Dengan bantuan dan saling memberi dukungan antara partner juga pelatih membuat kami bisa tampil lebih percaya diri, lebih rileks,” jelas Fikri.

Fikri juga menyoroti pentingnya kontrol di pukulan awal. “Kuncinya di pukulan awal 1-2 nya, siapa yang bisa lebih pegang dialah yang bisa lebih mudah dapat poin,” pungkasnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait