Musim kompetisi sepak bola Eropa kali ini menjanjikan tontonan menarik dengan kembalinya enam tim yang berhasil promosi. Di antara mereka, terdapat mantan tim-tim besar Eropa, proyek investasi ambisius, hingga klub-klub yang berasal dari kota-kota kecil namun berpotensi mengejutkan di kasta tertinggi liga masing-masing.
Salah satu kisah comeback paling menarik datang dari Deportivo La Coruña (Dépor). Absen dari La Liga sejak 2018, klub asal Galicia ini pernah menjadi bagian dari ’empat besar’ Spanyol bersama Barcelona, Valencia, dan Real Madrid. Dépor pernah menjadi penantang gelar yang tangguh, sembilan kali finis di tiga besar antara tahun 1993 hingga 2004, bahkan meraih gelar juara pada 1999. Ambisi mereka untuk kembali bersaing di kasta tertinggi terlihat dari rekrutan seperti kiper Leo Román dari Mallorca dan penyerang veteran Pierre-Emerick Aubameyang.
Perjalanan Dépor kembali ke La Liga tidaklah mudah. Setelah terdegradasi, mereka sempat terpuruk hingga ke kasta ketiga pada 2020. Butuh empat tahun perjuangan untuk kembali ke Segunda División. Musim lalu, mereka berhasil melompat dari peringkat 15 di musim 2024-25 untuk mengamankan promosi otomatis. Meski era keemasan Juan Carlos Valerón dan Diego Tristán telah berlalu, ambisi klub untuk bertahan di La Liga sangat terasa.
Deportivo bukan satu-satunya tim ‘lama’ yang kembali menghiasi liga elit. Juara Segunda División, Racing Santander, juga kembali ke La Liga setelah absen selama 15 tahun. Klub lain yang kembali bersaing adalah Málaga, yang juga terdegradasi pada 2018 dan sempat merasakan kasta ketiga selama satu musim di 2023-24. Kehadiran mereka diprediksi akan menambah warna dan persaingan di liga masing-masing.
