Sunday, 9 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Elon Musk Dituding Lalai Bayar Utang Kontraktor Data Center Senilai Rp 2,4 Triliun

Oleh Herfansyah August 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Elon Musk, sosok yang kerap menyandang predikat orang terkaya di dunia, kini menghadapi tudingan serius terkait utang pembayaran kepada salah satu kontraktor yang terlibat dalam pembangunan kompleks data center miliknya yang megah. Nilai utang yang dilaporkan mencapai angka fantastis, yaitu sekitar 2,4 triliun rupiah.

Kontraktor yang merasa dirugikan ini adalah Black Mountain Development. Melalui gugatan yang diajukan ke pengadilan, Black Mountain Development menuding Musk dan perusahaannya, The Boring Company, gagal memenuhi kewajiban pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan. Proyek yang menjadi pangkal sengketa ini adalah pembangunan pusat data raksasa yang dikenal dengan nama Colossus.

Menurut dokumen gugatan yang dikutip oleh media, Black Mountain Development mengklaim bahwa The Boring Company berutang sebesar 49,5 juta dolar AS, yang jika dikonversikan ke rupiah setara dengan sekitar 760 miliar rupiah. Namun, angka ini tampaknya hanya sebagian dari total klaim yang lebih besar. Laporan lain menyebutkan bahwa total nilai yang belum terbayarkan kepada kontraktor bisa mencapai lebih dari 150 juta dolar AS, atau sekitar 2,4 triliun rupiah, yang mencakup biaya-biaya tambahan dan bunga.

Pihak Black Mountain Development menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan sebagian besar pekerjaan konstruksi untuk data center Colossus. Namun, pembayaran yang semestinya diterima sesuai kesepakatan justru tertunda bahkan tidak dibayarkan sama sekali. Ketidaksesuaian ini memicu ketegangan dan akhirnya berujung pada jalur hukum.

Media sempat mengonfirmasi kabar ini kepada Elon Musk, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi langsung dari orang terkaya dunia tersebut maupun perwakilannya. Pihak The Boring Company juga belum memberikan pernyataan klarifikasi terkait tudingan yang dilayangkan oleh Black Mountain Development.

Kasus ini tentu menjadi sorotan, mengingat reputasi dan skala bisnis yang dijalankan oleh Elon Musk. Gugatan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai duduk perkara dan menemukan solusi atas perselisihan pembayaran antara kontraktor dan perusahaan yang terafiliasi dengan salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia teknologi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp