PT Elnusa Petrofin (EPN) menempatkan transformasi digital dan penerapan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE) sebagai pilar utama dalam memperkuat rantai pasok energi nasional. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan keunggulan operasional perusahaan dalam mendistribusikan energi ke seluruh penjuru negeri.
Direktur Utama Elnusa Petrofin, Harisun, menekankan pentingnya kedua aspek tersebut. “Kami terus berupaya untuk memperkuat keunggulan operasional dan menerapkan budaya HSSE,” ujar Harisun. Komitmen ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi distributor dan penyedia layanan energi terkemuka di Indonesia.
Dalam upaya transformasi digital, EPN telah mengimplementasikan berbagai teknologi untuk menunjang kelancaran operasional. Salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi yang terintegrasi. Hal ini memungkinkan pemantauan dan pengelolaan stok bahan bakar minyak (BBM) secara real-time, mulai dari depot hingga titik distribusi akhir. Sistem ini juga mencakup pelacakan armada pengangkut BBM, memastikan efisiensi dan keamanan dalam setiap pengiriman.
Penerapan budaya HSSE menjadi landasan fundamental bagi Elnusa Petrofin. Perusahaan secara konsisten mengadakan pelatihan dan sosialisasi terkait standar keselamatan kerja, keamanan lingkungan, dan kesehatan bagi seluruh karyawannya. Harisun menambahkan, “Keberadaan budaya HSSE yang kuat merupakan pondasi utama dalam setiap aktivitas bisnis kami, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan aman.” Upaya ini mencakup identifikasi risiko, pencegahan kecelakaan, serta pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
Dengan fokus pada transformasi digital dan penguatan budaya HSSE, Elnusa Petrofin optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menjaga ketahanan energi nasional. Perusahaan terus berinovasi untuk menghadapi tantangan di masa depan dan memastikan pasokan energi yang andal bagi masyarakat Indonesia.
