Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
BERITA

Ekonomi RI Melonjak 5,29% di Kuartal II 2026, Sektor Ini Jadi Penggerak Utama

Oleh Emanuel August 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Perekonomian Indonesia menunjukkan performa gemilang pada kuartal kedua tahun 2026, dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,29%. Angka ini melampaui ekspektasi dan menjadi sinyal positif bagi kesehatan ekonomi nasional. Pertumbuhan ini utamanya didorong oleh kinerja apik dari sejumlah sektor kunci yang mampu bangkit dan berkontribusi signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode April hingga Juni 2026 mencapai 5,29% secara tahunan (year-on-year). Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan adanya akselerasi ekonomi yang patut diapresiasi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers virtual pada Senin (5/8/2026), memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh Sektor Transportasi dan Pergudangan, yang mengalami lonjakan mencapai 15,16%. Sektor ini menunjukkan pemulihan yang luar biasa, didukung oleh peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas logistik yang kembali menggeliat pasca-pandemi.

Selain sektor transportasi, sektor lainnya yang turut memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (11,21%), Sektor Jasa Lainnya (9,83%), serta Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (7,78%). Sektor-sektor ini mencerminkan geliat aktivitas ekonomi yang kembali normal dan bahkan melampaui tren sebelumnya.

Pertumbuhan yang solid ini juga terlihat dari sisi Produksi Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp 5.304,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp 2.901,9 triliun. Angka ini menegaskan skala ekonomi Indonesia yang terus berkembang.

Jika dilihat dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi utamanya didorong oleh peningkatan ekspor barang dan jasa yang tumbuh 12,49%. Hal ini menunjukkan daya saing produk Indonesia di pasar global semakin meningkat. Selain itu, komponen ekspor jasa juga mengalami pertumbuhan positif yang signifikan.

Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, “Peningkatan kinerja ekspor barang dan jasa merupakan salah satu faktor kunci yang mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026.” Ia juga menyoroti peran konsumsi rumah tangga yang tetap stabil, meskipun tidak sepesat sektor-sektor lainnya, yang menunjukkan ketahanan daya beli masyarakat.

Secara kumulatif, ekonomi Indonesia pada semester I-2026 tumbuh sebesar 5,11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini merupakan modal penting bagi Indonesia untuk terus menjaga momentum positif di sisa tahun 2026 dan menghadapi tantangan global yang mungkin muncul.

Bagikan: Facebook X WhatsApp