Saturday, 1 August 2026
BREAKING
BERITA

Dony Oskaria: Utang Whoosh Masih Dikelola, Tunggu Keputusan PT Pos dan BUMN Lain

Oleh Emanuel August 1, 2026 1 hour lalu 0 komentar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI masih menghadapi tantangan finansial signifikan terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Direktur Utama KAI, Dony Oskaria, menyatakan bahwa utang proyek senilai ratusan triliun rupiah ini masih dalam proses pengelolaan dan penyelesaian. Ia meminta semua pihak untuk bersabar menanti keputusan lebih lanjut, terutama terkait rencana pengambilalihan.

Menurut Dony, penyelesaian utang Whoosh akan melibatkan pihak-pihak lain, termasuk PT Pos Indonesia (Persero) dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya. Diskusi mengenai struktur utang dan potensi pengambilalihan ini masih terus berjalan. “Kami sedang mengelola utang itu, jadi ya sabar saja,” ujar Dony saat ditemui di Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Dony menjelaskan bahwa KAI saat ini terus berupaya mengefektifkan operasional Whoosh untuk menutupi biaya operasional. Meskipun begitu, ia mengakui bahwa beban utang proyek masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi KAI. Ia belum bisa memberikan kepastian kapan proses pengambilalihan utang ini akan rampung. “Kita tunggu saja. Nanti ada keputusan dari Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) dan Pak Budi (Menteri Perhubungan). Jadi kita tunggu saja,” katanya.

Sebelumnya, KAI telah mengusulkan skema penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang mencapai sekitar Rp113 triliun. Skema ini melibatkan suntikan modal dari PT Pos Indonesia dan beberapa BUMN lain. Tujuannya adalah untuk meringankan beban finansial KAI yang menjadi penjamin utama utang tersebut.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sendiri merupakan proyek strategis nasional yang dibangun dengan investasi besar. Meskipun operasionalnya sudah dimulai sejak Oktober 2023, tantangan dalam hal pendanaan dan pengelolaan utang masih menjadi fokus utama pemerintah dan KAI.

Bagikan: Facebook X WhatsApp