Thailand dan Vietnam kembali mengukuhkan dominasi mereka di kancah sepak bola Asia Tenggara dengan saling berhadapan di partai puncak Piala AFF untuk ketiga kalinya berturut-turut. Duel sengit antara dua kekuatan terbesar ini kembali tersaji, meninggalkan pertanyaan besar bagi para penggemar sepak bola Indonesia: kapan tim Garuda bisa kembali menembus final dan meraih gelar juara yang telah lama didambakan?
Perjalanan kedua tim menuju final tidaklah mudah, namun konsistensi mereka dalam beberapa edisi terakhir Piala AFF patut diacungi jempol. Thailand, yang merupakan pemegang rekor juara terbanyak, kembali menunjukkan kelasnya, sementara Vietnam juga membuktikan diri sebagai penantang serius yang selalu siap memberikan kejutan.
Pertemuan di final Piala AFF bukan hal baru bagi kedua negara. Sejak edisi 2018, Thailand dan Vietnam telah menjadi langganan final. Pada Piala AFF 2018, Thailand keluar sebagai juara setelah mengalahkan Malaysia. Kemudian di Piala AFF 2020, Vietnam harus mengakui keunggulan Thailand di final. Kini, pada edisi terbaru, mereka kembali berhadapan, menunjukkan bahwa persaingan di puncak sepak bola Asia Tenggara masih didominasi oleh kedua tim ini.
Bagi Indonesia, pencapaian teranyar adalah tampil sebagai runner-up pada Piala AFF 2020. Dalam turnamen tersebut, skuad Garuda berhasil melaju ke final sebelum akhirnya kalah dari Thailand dengan agregat telak 6-2. Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi timnas Indonesia untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas permainan.
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kerap menekankan pentingnya proses dan pengembangan jangka panjang. Ia menyadari bahwa untuk bisa bersaing dengan tim-tim sekelas Thailand dan Vietnam, dibutuhkan persiapan yang matang, regenerasi pemain yang berkelanjutan, serta jam terbang yang lebih tinggi di level internasional. “Kami sedang membangun tim untuk masa depan. Tentu kami ingin meraih gelar, tapi prosesnya harus dijalani,” ujar Shin Tae-yong dalam beberapa kesempatan.
Menariknya, Thailand dan Vietnam juga memiliki agenda uji coba melawan tim-tim kuat di luar Asia Tenggara. Thailand dijadwalkan akan menghadapi timnas China pada tanggal 2 Juni 2024, dan kemudian akan berhadapan dengan timnas Korea Selatan pada 7 Juni 2024. Laga-laga ini menjadi bagian dari persiapan mereka untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sekaligus mengasah mental bertanding menghadapi tim yang levelnya lebih tinggi. Hal ini menjadi salah satu faktor mengapa kedua negara tersebut mampu menjaga dominasinya di Piala AFF.
Pertanyaan mengenai kapan Indonesia akan kembali berjaya di Piala AFF memang belum terjawab. Namun, dengan semakin matangnya skuad muda Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong, ditambah dengan pengalaman bertanding yang terus terakumulasi, asa untuk melihat Merah Putih mengangkat trofi Piala AFF di masa depan tetap terbuka lebar. Dukungan penuh dari masyarakat dan PSSI untuk terus melakukan pembinaan dan pengembangan adalah kunci utama untuk mewujudkan mimpi tersebut.
