Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
BERITA

Dokter Ungkap Potensi Penyebab Keracunan Metanol Picu Gangguan Saraf, Ginjal, dan Jantung

Oleh Emanuel September 9, 2026 48 minutes lalu 0 komentar

Seorang dokter spesialis penyakit dalam memberikan penjelasan mengenai kemungkinan penyebab keracunan metanol (metil alkohol) yang dapat menimbulkan gangguan serius pada sistem saraf, ginjal, hingga jantung. Kejadian ini menjadi sorotan setelah adanya laporan kasus di Berastagi.

Menurut dr. R. Andy Wirasaputra, Sp.PD., keracunan metanol umumnya terjadi akibat konsumsi minuman yang terkontaminasi zat berbahaya tersebut. Metanol, yang sering disalahgunakan sebagai pengganti etanol dalam minuman beralkohol ilegal, memiliki toksisitas yang jauh lebih tinggi dan dapat berakibat fatal jika tertelan.

“Metanol ini biasanya masuk ke tubuh kita karena adanya kontaminasi pada minuman beralkohol, terutama minuman keras oplosan. Orang yang mengonsumsi minuman tersebut tanpa menyadari kandungan metanolnya, maka akan terkena keracunan,” jelas dr. Andy dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa metanol dapat menyebabkan berbagai gejala keracunan yang serius, mulai dari gangguan penglihatan, sakit kepala, mual, muntah, hingga kejang. Gejala-gejala ini muncul karena metanol dimetabolisme di dalam tubuh menjadi asam format, yang bersifat racun dan dapat merusak berbagai organ.

Lebih lanjut, dr. Andy memaparkan bahwa kerusakan organ vital seperti ginjal dan jantung juga sangat mungkin terjadi akibat keracunan metanol. Asam format dapat mengganggu fungsi normal ginjal, menyebabkan gagal ginjal akut. Sementara itu, pada jantung, toksisitas metanol dapat memicu aritmia atau gangguan irama jantung, bahkan gagal jantung.

“Gangguan pada saraf pusat, seperti gangguan penglihatan sampai kebutaan, sakit kepala hebat, kejang, hingga penurunan kesadaran adalah gejala awal yang sering muncul. Jika tidak segera ditangani, metanol dapat menyebabkan kegagalan multi-organ, termasuk kerusakan pada ginjal dan jantung,” terangnya.

Dokter Andy menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap konsumsi minuman beralkohol, terutama yang tidak jelas asal-usulnya dan berpotensi ilegal. Ia menyarankan agar masyarakat lebih selektif dalam memilih produk minuman beralkohol untuk menghindari risiko keracunan yang membahayakan nyawa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp