Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
BERITA

Desakan Tuntas Usut Kematian Sutrimo, Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Kejanggalan

Oleh Emanuel July 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sejumlah elemen masyarakat sipil melayangkan desakan mendesak kepada aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan secara tuntas atas meninggalnya Sutrimo. Pria asal Banyumas, Jawa Tengah, ini diketahui menjabat sebagai penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga bagi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Koalisi ini menyoroti adanya dugaan kematian yang tidak wajar dalam kasus tersebut.

Kekhawatiran mengenai kejanggalan proses kematian Sutrimo diungkapkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil. Mereka secara tegas meminta agar seluruh rangkaian penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada celah yang terlewatkan dan fakta sesungguhnya dapat terungkap ke publik.

Menurut informasi yang dihimpun, Sutrimo meninggal dunia pada tanggal 20 Mei 2024. Pihak keluarga dan beberapa saksi mata sempat menyatakan adanya kejanggalan yang mereka rasakan terkait kondisi sebelum dan sesudah Sutrimo ditemukan meninggal. Hal ini yang kemudian memicu perhatian dari berbagai organisasi masyarakat sipil untuk bersuara.

Salah satu poin penting yang disuarakan oleh koalisi adalah pentingnya pemeriksaan mendalam terhadap kronologi kejadian. Mereka berharap aparat dapat mengumpulkan bukti-bukti yang kuat dan melakukan otopsi jika diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kematian Sutrimo. “Kami mendesak agar proses ini tidak hanya berhenti pada laporan awal, tetapi benar-benar digali hingga akar permasalahannya,” ujar salah seorang perwakilan koalisi dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, Koalisi Masyarakat Sipil juga menekankan bahwa pengusutan tuntas ini bukan hanya demi almarhum Sutrimo dan keluarganya, tetapi juga sebagai bentuk penegakan hukum yang berkeadilan. Mereka percaya bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan kepastian hukum, terutama dalam kasus-kasus yang menimbulkan keraguan dan spekulasi publik. Keterlibatan aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan tekanan positif agar penegak hukum bekerja secara optimal.

Bagikan: Facebook X WhatsApp