Desainer Sirkuit Legendaris Desak Peninjauan Ulang Keputusan MotoGP ke Adelaide, Khawatir Phillip Island Jadi Lapangan Golf

Wibowo

Bob Barnard, sosok di balik perancangan sirkuit legendaris Phillip Island dan lintasan jalanan Formula 1 Adelaide yang bersejarah, melayangkan surat terbuka bernada tegas. Ia menyuarakan penolakan keras terhadap rencana pemindahan seri MotoGP Australia ke sirkuit jalanan baru di Adelaide mulai tahun 2027.

Dalam surat yang dibagikan oleh jurnalis motorsport Mat Oxley, Barnard mengungkapkan keprihatinan mendalam. Ia khawatir lintasan ikonik Phillip Island akan beralih fungsi menjadi lapangan golf. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan rencana hengkangnya MotoGP dan World Superbike (WSBK) dari sirkuit tersebut.

Barnard berargumen bahwa rancangan sirkuit MotoGP baru di Adelaide tidak akan mampu menggantikan status sirkuit jalanan F1 terbaik di dunia. Ia juga meragukan kapasitasnya menandingi sirkuit GP motor terbaik yang ada saat ini. Keresahannya bukan tanpa dasar. Ia memperingatkan potensi hilangnya kedua sirkuit bersejarah tersebut, baik Adelaide maupun Phillip Island.

"Setelah pertimbangan matang, saya kini sangat menentang niat yang diusulkan untuk memindahkan MotoGP ke sirkuit yang belum diketahui dan belum dibangun di Adelaide Parklands," tegas Barnard dalam suratnya.

Ia menambahkan, keputusan ini dinilai tidak mempertimbangkan kebaikan olahraga balap motor. Keputusan ini juga dinilai mengabaikan warisan motorsport yang telah dibangun bertahun-tahun. Barnard secara spesifik menyoroti pemilik sirkuit Phillip Island, Lindsay Fox.

Terdapat indikasi bahwa setelah kehilangan gelaran MotoGP dan WSBK, Fox berencana mengubah Phillip Island menjadi lapangan golf. Hal ini diperkuat dengan upaya Fox untuk membangun sirkuit baru di Avalon, Victoria.

"Perkembangan terkini mengindikasikan bahwa pemilik Sirkuit Phillip Island, Lindsay Fox, mungkin akan mengubahnya menjadi lapangan golf. Ini setelah sirkuit tersebut kehilangan gelaran MotoGP dan WSBK," papar Barnard.

Menurut Barnard, pemilik hak komersial MotoGP dan WSBK, Liberty Media, bersama Pemerintah Australia Selatan, mengambil keputusan yang berisiko. Keduanya dinilai lebih mementingkan kenaikan harga saham dan suara pemilih.

"Ini mengorbankan dua aset kelas dunia untuk menciptakan satu pengganti yang belum pasti," kritiknya.

Barnard menyayangkan minimnya suara dari komunitas motorsport yang menentang rencana ini. Ia menekankan pentingnya melihat desain sirkuit secara keseluruhan. Selain itu, ia menuntut evaluasi dampak lingkungan, kelayakan finansial, dan penilaian jujur atas dampak perpindahan ini.

"Australia tidak seharusnya dipaksa memilih antara motorsport dan warisan lingkungan," serunya.

Ia berharap agar keputusan final dapat ditinjau kembali demi masa depan motorsport Australia. Keputusan ini dinilai berpotensi menghilangkan sirkuit jalanan terbaik dunia. Bahkan, sirkuit motor GP terbaik pun terancam hilang.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All