Profesi karyawan di industri semikonduktor kini mendadak menjadi incaran di situs kencan dan acara perjodohan di Korea Selatan. Lonjakan minat ini dipicu oleh euforia saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) yang meroket, yang secara tidak langsung mengangkat pamor para pekerja di sektor vital tersebut.
Fenomena ini terlihat jelas dalam berbagai platform pencarian jodoh daring maupun pertemuan tatap muka yang diselenggarakan oleh agen perjodohan. Para pencari pasangan kini lebih mengutamakan mereka yang berprofesi di perusahaan semikonduktor, sebuah pergeseran signifikan dari tren sebelumnya.
Salah satu agen perjodohan, Duo, melaporkan adanya peningkatan permintaan yang drastis untuk klien pria yang bekerja di perusahaan semikonduktor. “Sejak awal tahun ini, sekitar 30% klien pria kami yang berasal dari industri semikonduktor mendapatkan lebih banyak kencan dibandingkan sebelumnya,” ungkap seorang perwakilan Duo, seperti dikutip dari Korea Economic Daily.
Perusahaan-perusahaan semikonduktor yang menjadi primadona termasuk nama-nama besar seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Hanmi Semiconductor. Keberadaan perusahaan-perusahaan ini di bursa saham Korea Selatan, KOSPI, yang dipenuhi saham-saham AI, memberikan aura positif yang meluas.
Dampak positif ini tidak hanya dirasakan di dunia asmara, tetapi juga merambah ke ranah akademis. Universitas-universitas di Korea Selatan melaporkan peningkatan jumlah pendaftar untuk jurusan yang berkaitan dengan semikonduktor dan AI. “Peningkatan minat ini terlihat sejak akhir tahun lalu dan terus berlanjut hingga kini,” ujar seorang pejabat dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST).
Bahkan, perusahaan rekrumen seperti Job Korea mencatat adanya kenaikan tajam dalam jumlah lamaran untuk posisi di industri semikonduktor. Data per 12 Mei 2024 menunjukkan bahwa jumlah pelamar untuk posisi di perusahaan semikonduktor meningkat 73% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan saham AI yang signifikan, seperti yang dialami oleh Hanmi Semiconductor yang sahamnya melonjak hingga 180% sejak awal tahun, menjadi katalis utama di balik euforia ini. Perusahaan-perusahaan yang memproduksi peralatan untuk pembuatan chip AI menjadi sorotan, menarik perhatian investor maupun pencari kerja.
Situasi ini menggambarkan bagaimana gelombang teknologi baru, dalam hal ini AI, dapat secara fundamental mengubah persepsi publik terhadap suatu profesi dan industri, bahkan hingga ke ranah personal seperti pencarian jodoh.
