Kecelakaan tragis merenggut nyawa delapan orang di ajang drag race yang digelar di Kotamobagu, Sulawesi Utara. Insiden maut ini terjadi pada Minggu (18/12/2022) sore, ketika sebuah mobil balap kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton di tepi lintasan. Peristiwa ini sontak menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar keselamatan dalam penyelenggaraan acara otomotif tersebut.
Menurut keterangan saksi mata, kecelakaan bermula saat salah satu mobil peserta melaju kencang di lintasan. Diduga mengalami masalah teknis atau kehilangan kendali, mobil tersebut keluar dari jalur dan langsung menghantam penonton yang menyaksikan jalannya balapan. Sejumlah saksi mata menggambarkan suasana panik dan kepanikan seketika menyelimuti lokasi kejadian.
Korban tewas yang berjumlah delapan orang merupakan warga yang menyaksikan langsung ajang drag race tersebut. Selain korban jiwa, dilaporkan juga ada beberapa orang lainnya yang mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian setempat langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Salah satu elemen yang menjadi sorotan utama adalah penggunaan pembatas lintasan yang dinilai tidak memadai. Berdasarkan laporan, pembatas yang digunakan terbuat dari material seadanya, bukan dari struktur pelindung yang kokoh seperti yang seharusnya ada dalam ajang balap profesional. Hal ini diduga menjadi faktor krusial yang memungkinkan mobil balap menerobos hingga menabrak penonton.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kotamobagu, AKP Novy Adityan, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam. “Kami masih dalam proses penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat,” ujar AKP Novy Adityan. Penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap akar permasalahan dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Insiden di Kotamobagu ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak penyelenggara acara otomotif untuk selalu memprioritaskan aspek keselamatan. Penggunaan fasilitas keamanan yang sesuai standar, seperti pembatas lintasan yang kuat dan area penonton yang aman, mutlak diperlukan untuk melindungi nyawa para pembalap maupun penonton.
