Friday, 21 August 2026
BREAKING
BERITA

Daya Tarik Imbal Hasil Obligasi AS Redupkan Bursa Asia, Nikkei dan Kospi Bergerak Negatif

Oleh Emanuel August 21, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pasar saham Asia-Pasifik kompak mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Senin, 21 Agustus 2026. Sentimen negatif ini dipicu oleh kenaikan imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat yang kembali menarik perhatian investor global.

Indeks Nikkei 225 di Tokyo tercatat turun 0,86% atau setara 225,84 poin, berakhir di level 25.962,67. Sementara itu, Kospi di Korea Selatan juga mengikuti jejak pelemahan dengan penurunan 0,79% atau 19,46 poin, ditutup pada 2.448,49.

Analis pasar menilai bahwa kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang merupakan aset aman, membuat investor cenderung mengalihkan dananya dari aset berisiko seperti saham. “Kenaikan yield obligasi AS kembali menjadi bayangan bagi bursa saham Asia,” ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya.

Pergerakan negatif juga terlihat di pasar regional lainnya. Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 0,75%, sementara Straits Times di Singapura turun 0,44%. Di daratan Tiongkok, Shanghai Composite juga mencatat pelemahan tipis sebesar 0,15%.

Faktor lain yang turut membebani sentimen pasar Asia adalah kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global, ditambah dengan ketegangan geopolitik yang belum mereda. Data ekonomi terbaru dari beberapa negara besar juga belum memberikan sinyal pemulihan yang kuat, sehingga investor cenderung bersikap hati-hati.

Selain itu, beberapa investor juga tengah mencermati perkembangan kebijakan moneter bank sentral utama dunia, terutama Federal Reserve AS, terkait potensi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Hal ini menambah ketidakpastian di pasar keuangan global.

Bagikan: Facebook X WhatsApp