Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

David Squires on … Gianni Infantino clinging to power as his Fifa empire crumbles

Oleh Herfansyah August 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

{
“title”: “Gianni Infantino Terdesak, FIFA Hadapi Krisis Internal Akibat Rencana Piala Dunia yang Gagal”,
“content”: “

Presiden FIFA, Gianni Infantino, kini tengah berjuang mempertahankan posisinya di tengah gejolak internal yang melanda organisasi sepak bola dunia tersebut. Krisis ini dipicu oleh kegagalan rencana ambisius terkait penyelenggaraan Piala Dunia, yang semakin menggoyahkan fondasi kekuasaannya.

Situasi genting ini digambarkan dalam kartun editorial terbaru yang menangkap momen-momen menegangkan dalam rapat darurat di markas FIFA. Infantino terlihat berusaha keras menggalang dukungan dari berbagai pihak, menyusul dampak negatif dari proposal Piala Dunia yang dinilai cacat perencanaan.

Rencana perluasan Piala Dunia menjadi 48 tim, yang merupakan salah satu inisiatif utama Infantino, menemui berbagai hambatan dan kritik tajam. Salah satunya adalah penolakan dari beberapa negara, seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, yang awalnya diharapkan menjadi tuan rumah bersama. Keputusan FIFA untuk mencoret kedua negara tersebut dari daftar tuan rumah potensial, bersama dengan Bahrain, Iran, Irak, Kuwait, Oman, Qatar, Suriah, dan Yaman, menambah daftar panjang persoalan.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pembatalan ini disebabkan oleh “kekhawatiran keamanan dan politik” yang tidak dirinci lebih lanjut oleh FIFA. Namun, sumber-sumber internal mengindikasikan bahwa keputusan ini merupakan pukulan telak bagi Infantino, yang telah berupaya keras mempromosikan visi ekspansi turnamen akbar tersebut.

Lebih jauh lagi, rencana ekspansi Piala Dunia ini juga menghadapi tentangan keras dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Presiden AFC, Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, secara terbuka menyatakan penolakan terhadap proposal tersebut. Ia berargumen bahwa perluasan turnamen akan mengurangi jumlah slot kualifikasi bagi tim-tim Asia, sebuah langkah yang dianggap tidak adil dan merugikan perkembangan sepak bola di benua tersebut.

Dalam konteks ini, kartun editorial tersebut menampilkan Infantino yang tengah berdiskusi intens dengan para petinggi FIFA. Wajahnya menunjukkan ketegangan saat ia mencoba meredam gejolak dan mencari solusi agar kekuasaannya tidak semakin tergerus. Krisis ini mengindikasikan bahwa citra dan kepemimpinan Infantino di FIFA kini tengah diuji secara serius.


}

Bagikan: Facebook X WhatsApp